Menu

Mode Gelap
Hubungan Malaysia dan Filipina: Isu Sabah Kisah Herlina, Elvita dan Sinta: Perjalanan Menjadi Mualaf dan Harapan Baru dari Bantuan UPZ BRK Syariah BMKG: Sejumlah Wilayah Kepri Berpotensi Diguyur Hujan pada Kamis, 14 Mei 2026 Wartawan Tinggalkan Lokasi Kunker Kapolda Kepri di Anambas Karena Sulit Ambil Dokumentasi Polsek Mandau Ungkap Kasus Diduga Peny Peny Sabu di Bathin Solapan, Satu Pria Diamankan Zuliaifanda Bayi Penderita Jantung Bocor, Dapat Bantuan PT TIMAH Untuk Pengobatan

Batam

Pemko Batam Bahas Update Investasi dan Pengembangan PSN Kawasan Industri Tanjung Sauh

badge-check


					Pemko Batam Bahas Update Investasi dan Pengembangan PSN Kawasan Industri Tanjung Sauh Perbesar

RiauKepri.com, BATAM -Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd., turut serta dalam Rapat Koordinasi melalui Zoom Meeting terkait Update Investasi dan Operasional Kawasan Industri Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Tanjung Sauh Batam, bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada Senin (11/11/2024).

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kota Batam yang mendampingi Jefridin, diantaranya Asisten Pemerintahan Kota Batam Yusfa Hendri, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Demi Hasfinul, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Salim, dan Kepala Dinas CKTR Kota Batam Azril.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI ini, BP Batam membahas berbagai perkembangan strategis terkait Kawasan Industri Tanjung Sauh.

Disampaikan bahwa Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) untuk Kawasan Industri Tanjung Sauh kini telah terbit. Adapun PSN ini memiliki luas lahan mencapai 840,67 hektar, terdiri atas 703,8 hektar lahan darat dan 136,87 hektar area laut. Dari luas tersebut, sekitar 59,7% telah dikuasai sesuai dengan usulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Kawasan Industri Tanjung Sauh ini dirancang untuk mendukung aktivitas usaha di bidang produksi dan pengolahan, logistik dan distribusi, serta pengembangan energi berupa PLTU.

PLTU berkapasitas 4×100 MW dan pembangkit listrik tenaga surya direncanakan untuk segera dibangun pada 2025 guna memenuhi kebutuhan energi di kawasan tersebut. Proyek ini diproyeksikan akan menciptakan lapangan kerja bagi 366.087 orang hingga tahun 2053.

“Diharapkan pengembangan Kawasan Industri Tanjung Sauh dapat berjalan lebih lancar dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Batam dan sekitarnya,” ujar Jefridin.(RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patroli Perairan dan Rendezvous, Ditpolairud Polda Kepri Perkuat Kerja Sama Pengamanan Laut Dengan Singapore Police Coast Guard

13 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ketua Karang Taruna Kota Batam Hadiri Kegiatan Peksos Go To School di SMP 21 dan SMP 36 Batam

13 Mei 2026 - 10:44 WIB

LAM Batam Finalkan 46 Nama Bernuansa Melayu, Ini Dia Nama Baru Simpang Pantek

13 Mei 2026 - 08:43 WIB

MTI Kepri Puji Ketegasan Polisi dan Apresiasi Sikap Iman Sutiawan

11 Mei 2026 - 15:31 WIB

Sempat Vakum Akibat Pandemi, Helat Budaya ‘Sabtu Batam Berpuisi’ Kembali Bergema di Rumahitam

10 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di Batam