Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 28 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Polres Bengkalis Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Seberat 8.231,15 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 5.005 Butir Pemerintah dan Masyarakat Pulau Jemaja Sepakati Tata Kelola Panen Buah Kepayang Berkelanjutan Ketua Kelompok Tani Bukit Padi Apresiasi Rehabilitasi Irigasi, Harap Proyek Dilanjutkan hingga Kampung Pasiran LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan ‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau

Batam

Batam Genjot Pelatihan Tenaga Kerja, Target 2.650 Warga Siap Bersaing di Dunia Industri

badge-check

Ilustrasi Peningkatan Kualitas Pelatihan Tenaga Kerja di Batam. riaukepri.com Perbesar

Ilustrasi Peningkatan Kualitas Pelatihan Tenaga Kerja di Batam. riaukepri.com

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam terus memacu peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal demi menjawab kebutuhan industri yang semakin kompetitif. Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Pemko Batam menargetkan 2.650 warga mengikuti berbagai pelatihan kerja dan bimbingan teknis (bimtek) sepanjang 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari program prioritas pasangan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra (Amsakar-Li Claudia) dalam mencetak tenaga kerja yang unggul dan siap pakai.

“Kami ingin memastikan bahwa warga Batam, khususnya yang memiliki KTP Batam, memiliki akses terhadap pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar Kepala Disnaker Batam.

Tahun ini, program difokuskan pada 56 jenis pelatihan berbasis kompetensi dan 48 kegiatan pengukuran kompetensi dan produktivitas, bekerja sama dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Batam.

Dari total 2.650 peserta yang ditargetkan, sebanyak 1.478 orang mengikuti pelatihan dan sertifikasi, sedangkan 1.172 lainnya mengikuti bimtek dan sertifikasi. Seluruh kegiatan berlangsung bertahap hingga September 2025.

Program ini juga mencatat peningkatan signifikan dibanding tahun 2024. Saat itu, hanya 1.144 peserta yang mengikuti pelatihan dan 619 peserta untuk bimtek.

“Kita naikkan dua kali lipat karena permintaan industri juga meningkat. Kita tidak hanya mengejar angka, tapi kualitas pelatihan yang betul-betul link and match dengan kebutuhan lapangan kerja,” jelasnya.

Pendaftaran program sudah dibuka sejak awal tahun. Pelatihan dimulai dari 31 Januari hingga 1 Februari, sementara Bimtek berlangsung dari 3 sampai 14 Februari 2025.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengurangi angka pengangguran, tetapi juga membuka peluang kerja lebih luas, sekaligus mendongkrak produktivitas ekonomi Batam. (RK6)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 28 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

28 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

27 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pansus DPRD Audiensi ke BP Batam, Perkuat Sinergi dalam Penyusunan Ranperda Pengelolaan Sampah

22 Juli 2026 - 17:16 WIB

Persembahkan Marwah Melayu, Baiq Tri Astuti Rebut Gelar Best Catwalk IKWI

22 Juli 2026 - 14:27 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

Trending di Batam