Menu

Mode Gelap
Ketika Sarkasme Kehilangan Daya Gigitnya Cuaca Kepri Ahad, 14 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Natuna dan Anambas Didominasi Berawan KONI Anambas Siapkan 15 Cabor untuk Berlaga dan Raih Prestasi di Porprov Kepri VI 2026. Bupati Aneng dan Warga Gotong Royong Bersihkan Kawasan Gunung Nyabung pada Jumat ASRI Wabup Raja Bayu Hadiri Launching Jum’at Siantan Berseri, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden

Batam

Kemasan Jadi Kunci! Batam Genjot UMKM Tembus Pasar Global lewat Pelatihan Batik dan Desain Produk

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong pelaku IKM untuk bersaing di pasar nasional hingga global. F: Ist Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong pelaku IKM untuk bersaing di pasar nasional hingga global. F: Ist

RiauKepri.co, BATAM — Pemerintah Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam mendongkrak daya saing pelaku industri kecil dan menengah (IKM), agar tidak hanya berjaya di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pangsa nasional bahkan internasional.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui Pelatihan Batik Lanjutan dan Desain Kemasan Tahun 2025, yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (22/7/2025).

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus, tapi wajah dari sebuah produk. “Packaging for branding bukan hanya soal desain, tapi bagaimana kita menciptakan identitas kuat. Di era digital seperti sekarang, visual produk bisa jadi penentu utama laku tidaknya barang,” tegas Amsakar.

Pelatihan ini terbagi dalam dua fokus utama:

  • Pelatihan batik lanjutan yang melibatkan 20 pengrajin batik tulis dan cap binaan Disperindag dan Dekranasda Kota Batam.
  • Pelatihan desain kemasan yang menyasar 200 pelaku IKM dan UKM baru dari total 2.280 pelaku usaha yang dibina pemerintah kota.

Menurut Amsakar, penguatan sektor UMKM dan IKM bukan sekadar strategi ekonomi, tetapi bagian dari upaya konkret mengurangi angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja. Namun, ia menegaskan bahwa ada empat tantangan besar yang masih harus dituntaskan para pelaku usaha, yaitu: manajemen, permodalan, kemasan, dan pemasaran.

“Hari ini kita fokus pada penguatan kemasan karena ini yang sering dilupakan. Padahal, kemasan bisa menaikkan nilai jual hingga berkali lipat,” ujarnya.

Lebih jauh, Amsakar juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Batam telah menyediakan berbagai fasilitas penunjang, termasuk akses pinjaman hingga Rp20 juta tanpa agunan dan bunga. Program ini diharapkan mampu memacu semangat para pelaku usaha lokal untuk naik kelas.

“Jangan sia-siakan fasilitas yang sudah kami siapkan. Tingkatkan kualitas, manfaatkan pelatihan, dan ubah mindset. UMKM Batam harus berani bersaing, tak hanya di dalam negeri, tapi juga go internasional,” pungkas Amsakar.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, Kepala Disperindag Gustian Riau, jajaran pengurus Dekranasda Kota Batam, serta para peserta pelatihan yang antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. (RK6)

 

Editor : Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kepri Pastikan Batam Tetap Aman dan Kondusif Jelang Isu Unjuk Rasa Juli

11 Juni 2026 - 06:43 WIB

DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

10 Juni 2026 - 16:38 WIB

Kecam Pemajangan Foto Wakil Ketua dengan Label “Black List”, PWI Kepri Desak HH Club Pulihkan Nama Baik LCM

10 Juni 2026 - 13:09 WIB

PWI-BNNP Kepri Mitra Strategis Dalam Rangka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

9 Juni 2026 - 17:53 WIB

Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi

7 Juni 2026 - 05:39 WIB

Trending di Batam