Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Batam

Kemasan Jadi Kunci! Batam Genjot UMKM Tembus Pasar Global lewat Pelatihan Batik dan Desain Produk

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong pelaku IKM untuk bersaing di pasar nasional hingga global. F: Ist Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong pelaku IKM untuk bersaing di pasar nasional hingga global. F: Ist

RiauKepri.co, BATAM — Pemerintah Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam mendongkrak daya saing pelaku industri kecil dan menengah (IKM), agar tidak hanya berjaya di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pangsa nasional bahkan internasional.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui Pelatihan Batik Lanjutan dan Desain Kemasan Tahun 2025, yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (22/7/2025).

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus, tapi wajah dari sebuah produk. “Packaging for branding bukan hanya soal desain, tapi bagaimana kita menciptakan identitas kuat. Di era digital seperti sekarang, visual produk bisa jadi penentu utama laku tidaknya barang,” tegas Amsakar.

Pelatihan ini terbagi dalam dua fokus utama:

  • Pelatihan batik lanjutan yang melibatkan 20 pengrajin batik tulis dan cap binaan Disperindag dan Dekranasda Kota Batam.
  • Pelatihan desain kemasan yang menyasar 200 pelaku IKM dan UKM baru dari total 2.280 pelaku usaha yang dibina pemerintah kota.

Menurut Amsakar, penguatan sektor UMKM dan IKM bukan sekadar strategi ekonomi, tetapi bagian dari upaya konkret mengurangi angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja. Namun, ia menegaskan bahwa ada empat tantangan besar yang masih harus dituntaskan para pelaku usaha, yaitu: manajemen, permodalan, kemasan, dan pemasaran.

“Hari ini kita fokus pada penguatan kemasan karena ini yang sering dilupakan. Padahal, kemasan bisa menaikkan nilai jual hingga berkali lipat,” ujarnya.

Lebih jauh, Amsakar juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Batam telah menyediakan berbagai fasilitas penunjang, termasuk akses pinjaman hingga Rp20 juta tanpa agunan dan bunga. Program ini diharapkan mampu memacu semangat para pelaku usaha lokal untuk naik kelas.

“Jangan sia-siakan fasilitas yang sudah kami siapkan. Tingkatkan kualitas, manfaatkan pelatihan, dan ubah mindset. UMKM Batam harus berani bersaing, tak hanya di dalam negeri, tapi juga go internasional,” pungkas Amsakar.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, Kepala Disperindag Gustian Riau, jajaran pengurus Dekranasda Kota Batam, serta para peserta pelatihan yang antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. (RK6)

 

Editor : Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya

21 Januari 2026 - 18:57 WIB

Ranperda LAM Batam Disepakati, Yunus Pimpin Pansus

21 Januari 2026 - 17:16 WIB

Respons Cepat Ditsamapta Polda Kepri Tangani Kebakaran Angkringan Mega Legenda

21 Januari 2026 - 10:45 WIB

Rakernas APKASI XVII Berakhir, Bupati Roby Sampaikan Komitmen Dukung Agenda Nasional

21 Januari 2026 - 06:25 WIB

Kebakaran Melanda Mega Lagenda

20 Januari 2026 - 20:32 WIB

Trending di Batam