Menu

Mode Gelap
LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan ‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau Laos Menuju ASEAN Tahun 2045 BRK Syariah Bengkalis Dukung Semangat Kebersamaan pada Senam Bersama Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan Polres Bengkalis Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bengkalis, Satu Orang Diamankan

Batam

Kemasan Jadi Kunci! Batam Genjot UMKM Tembus Pasar Global lewat Pelatihan Batik dan Desain Produk

badge-check

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong pelaku IKM untuk bersaing di pasar nasional hingga global. F: Ist Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong pelaku IKM untuk bersaing di pasar nasional hingga global. F: Ist

RiauKepri.co, BATAM — Pemerintah Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam mendongkrak daya saing pelaku industri kecil dan menengah (IKM), agar tidak hanya berjaya di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pangsa nasional bahkan internasional.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui Pelatihan Batik Lanjutan dan Desain Kemasan Tahun 2025, yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (22/7/2025).

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus, tapi wajah dari sebuah produk. “Packaging for branding bukan hanya soal desain, tapi bagaimana kita menciptakan identitas kuat. Di era digital seperti sekarang, visual produk bisa jadi penentu utama laku tidaknya barang,” tegas Amsakar.

Pelatihan ini terbagi dalam dua fokus utama:

  • Pelatihan batik lanjutan yang melibatkan 20 pengrajin batik tulis dan cap binaan Disperindag dan Dekranasda Kota Batam.
  • Pelatihan desain kemasan yang menyasar 200 pelaku IKM dan UKM baru dari total 2.280 pelaku usaha yang dibina pemerintah kota.

Menurut Amsakar, penguatan sektor UMKM dan IKM bukan sekadar strategi ekonomi, tetapi bagian dari upaya konkret mengurangi angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja. Namun, ia menegaskan bahwa ada empat tantangan besar yang masih harus dituntaskan para pelaku usaha, yaitu: manajemen, permodalan, kemasan, dan pemasaran.

“Hari ini kita fokus pada penguatan kemasan karena ini yang sering dilupakan. Padahal, kemasan bisa menaikkan nilai jual hingga berkali lipat,” ujarnya.

Lebih jauh, Amsakar juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Batam telah menyediakan berbagai fasilitas penunjang, termasuk akses pinjaman hingga Rp20 juta tanpa agunan dan bunga. Program ini diharapkan mampu memacu semangat para pelaku usaha lokal untuk naik kelas.

“Jangan sia-siakan fasilitas yang sudah kami siapkan. Tingkatkan kualitas, manfaatkan pelatihan, dan ubah mindset. UMKM Batam harus berani bersaing, tak hanya di dalam negeri, tapi juga go internasional,” pungkas Amsakar.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, Kepala Disperindag Gustian Riau, jajaran pengurus Dekranasda Kota Batam, serta para peserta pelatihan yang antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. (RK6)

 

Editor : Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

27 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pansus DPRD Audiensi ke BP Batam, Perkuat Sinergi dalam Penyusunan Ranperda Pengelolaan Sampah

22 Juli 2026 - 17:16 WIB

Persembahkan Marwah Melayu, Baiq Tri Astuti Rebut Gelar Best Catwalk IKWI

22 Juli 2026 - 14:27 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

14 Juli 2026 - 19:11 WIB

Trending di Batam