Menu

Mode Gelap
Laos Menuju ASEAN Tahun 2045 BRK Syariah Bengkalis Dukung Semangat Kebersamaan pada Senam Bersama Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan Polres Bengkalis Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bengkalis, Satu Orang Diamankan Polsek Pinggir Gagalkan Peredaran Sabu, Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 1,96 Gram Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bengkalis, Polres Tegaskan Komitmen Dukung Program P4GN

Batam

Kepri Perkuat Tata Kelola Maritim, Labuh Jangkar Disiapkan Jadi Sumber PNBP Strategis

badge-check

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura saat memimpin Rapat Koordinasi, Konsolidasi, dan Operasional Areal Labuh Jangkar di Kepri. F: Ist Perbesar

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura saat memimpin Rapat Koordinasi, Konsolidasi, dan Operasional Areal Labuh Jangkar di Kepri. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendorong pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola sektor labuh jangkar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kemaritiman.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyatakan bahwa koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan potensi ekonomi maritim. Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Konsolidasi dan Operasional Areal Labuh Jangkar, Kamis (24/7/2025), di Marketing Center BP Batam.

“Kepri memiliki posisi geografis yang sangat strategis di jalur pelayaran internasional. Sudah saatnya kita kelola dengan pendekatan kelembagaan yang solid dan prosedur yang jelas, agar sektor labuh jangkar benar-benar memberikan dampak ekonomi signifikan bagi negara dan daerah,” ujar Nyanyang.

Enam titik labuh jangkar utama di Kepri—antara lain Tanjung Balai Karimun, Pulau Nipah, Pulau Galang, Kabil, Tanjung Berakit, serta Terminal Batu Ampar dan Sekupang—dinilai berpotensi menjadi lumbung PNBP jika pengelolaannya dikoordinasikan dengan baik.

Rapat ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk KSOP, Bea Cukai, Imigrasi, KKP, TNI AL, Kejaksaan Tinggi, BP Batam, BUMD Kepri, hingga perwakilan Kadin Batam. Fokus diskusi mengarah pada perlunya kesepakatan rencana aksi konkret dan pembentukan standar operasional prosedur (SOP) yang terpadu.

Nyanyang juga menegaskan pentingnya pendampingan hukum dari Kejaksaan melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta penunjukan person in charge (PIC) dari setiap instansi untuk memperlancar implementasi di lapangan.

“Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Butuh satu ekosistem maritim yang terintegrasi—mulai dari pelabuhan, imigrasi, karantina, hingga investasi—agar peluang ini tidak lagi jadi potensi yang terabaikan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Tim Ahli Gubernur Kepri, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, menekankan bahwa reformasi sektor labuh jangkar harus seiring dengan akselerasi pemanfaatan potensi maritim lainnya, termasuk skema jalur pelayaran TSS di Selat Malaka dan Singapura yang belum tergarap maksimal.

Ia juga menyebut sejumlah proyek strategis nasional seperti Rempang Eco City dan pengembangan sektor energi di Natuna sebagai bagian penting dari bangkitnya Kepri sebagai pusat kekuatan ekonomi laut nasional.

“Kepri harus menjadi model pengelolaan wilayah maritim terpadu yang produktif. Jika sektor laut kita dikelola serius, bukan hanya PNBP yang meningkat, tapi juga kesejahteraan masyarakat pesisir,” tutup Marsetio.

Rapat ini menjadi langkah awal menuju sinergi kelembagaan untuk mengukuhkan Kepri sebagai simpul utama maritim Indonesia yang profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing global. (RK6)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

27 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pansus DPRD Audiensi ke BP Batam, Perkuat Sinergi dalam Penyusunan Ranperda Pengelolaan Sampah

22 Juli 2026 - 17:16 WIB

Persembahkan Marwah Melayu, Baiq Tri Astuti Rebut Gelar Best Catwalk IKWI

22 Juli 2026 - 14:27 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

14 Juli 2026 - 19:11 WIB

Trending di Batam