Menu

Mode Gelap
Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia Antusias Warga Sambut KM Bukit Raya, UPP Tarempa Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

Tanjungpinang

Pulau Penyengat Siap Disulap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia, Ikon Bahasa Indonesia Jadi Pusat Perhatian

badge-check

Foto bersama sosialisasi rencana penataan kawasan Pulau Penyengat tahap III tahun 2025, digelar Pemprov Kepri bersama Kementerian PUPR, di Balai Kelurahan Penyengat. Perbesar

Foto bersama sosialisasi rencana penataan kawasan Pulau Penyengat tahap III tahun 2025, digelar Pemprov Kepri bersama Kementerian PUPR, di Balai Kelurahan Penyengat.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pulau Penyengat, permata sejarah di Tanjungpinang, akan memasuki babak baru sebagai destinasi wisata budaya dan religi berkelas dunia. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Kementerian PUPR resmi memulai tahap III penataan kawasan pada 2025, yang dikemas dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan nuansa kearifan lokal Melayu.

Rencana ambisius ini dipaparkan dalam sosialisasi yang digelar di Balai Kelurahan Penyengat, Senin (11/8) malam, menampilkan video dan master plan Tugu Bahasa—ikon yang diharapkan menjadi simbol sejarah lahirnya bahasa Indonesia.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa penataan Pulau Penyengat akan mengintegrasikan fasilitas wisata modern dengan identitas Melayu yang kuat.

“Pulau Penyengat akan menjadi pusat wisata budaya dan religi yang memancarkan ciri khas nasional. Dukungan masyarakat adalah kunci suksesnya pembangunan ini,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menambahkan bahwa proyek ini tak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga berpotensi besar menggerakkan perekonomian warga.

“Kami siap berkolaborasi untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya warga Penyengat,” katanya.

Pulau Penyengat sendiri menyimpan 46 situs bersejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Kepri, Rocky Adam, menjelaskan bahwa tahap ketiga penataan meliputi pembangunan Plaza Penyambut, Pelataran Balai Adat, jalan lingkungan, lansekap, storytelling interaktif, dan artwork.

“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan tepat waktu, tepat sasaran, dan bebas korupsi,” tegasnya.

Sosialisasi ini dihadiri pejabat provinsi, Ketua LAM Kepri, kontraktor, tokoh masyarakat, dan sekitar 50 warga yang antusias menantikan wajah baru Pulau Penyengat—yang tak lama lagi siap menyambut wisatawan dari seluruh penjuru dunia. (RK9)

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah

26 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 24 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

24 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 23 Juli 2026: Tanjungpinang dan Bintan Berpotensi Hujan Petir, Sejumlah Daerah Diguyur Hujan Ringan

23 Juli 2026 - 06:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

22 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 21 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah, Warga Diminta Tetap Waspada

21 Juli 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau