Menu

Mode Gelap
Empat Rumah Hilang ke Sungai, Warga Kuala Enok Bertahan di Tengah Ancaman Longsor Novel Sejarah “Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris” Akan Dibedah di Pekanbaru, Kuota Peserta Tinggal 20 Kursi Bhabinkamtibmas Polsek Tebingtinggi Cek Ketahanan Pangan Masyarakat Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemdes Ulu Maras Gelar Doa Bersama di Masjid Al-Munawwarah Aneng dan Raja Bayu Serahkan Bantuan Misi Kemanusiaan Vega 1892 kepada Masyarakat Desa Telaga Wako Pekanbaru dan Bupati Kuansing Akan Terima JMSI Riau Award 2026, HUT ke-6 JMSI Dimeriahkan Baca Puisi

Riau

Temui SKK Migas, Bupati Afni Bahas Masalah PT BSP dan Isu Air Bersih di Minas

badge-check


					Plt Direktur PT BSP Raihan, Bupati Siak Afni Zulkifli, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Ketua DPRD Siak Indera Gunawan, dan Assisten 2 Sekdakab Siak Herianto. Perbesar

Plt Direktur PT BSP Raihan, Bupati Siak Afni Zulkifli, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Ketua DPRD Siak Indera Gunawan, dan Assisten 2 Sekdakab Siak Herianto.

RiauKepri.com, JAKARTA- Bupati Siak, Afni Zulkifli menemui Kepala SKK Migas Djoko Siswanto untuk membahas berbagai isu strategis yang menyangkut keberlanjutan dan perbaikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Siak Pusako (BSP), serta menyuarakan langsung kepentingan masyarakat di wilayah terdampak operasional migas, khususnya di Kecamatan Minas.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Bupati Afni yang didampingi Plt Direktur PT BSP Raihan, Ketua DPRD Siak Indera Gunawan, dan Assisten 2 Sekdakab Siak Herianto, menyampaikan bahwa PT BSP, perusahaan daerah yang memiliki andil dalam industri migas di Riau sedang menghadapi sejumlah tantangan baik secara internal maupun eksternal.

“Banyak hal yang harus dibenahi, dari sisi manajemen hingga relasi eksternal. Ini demi memastikan BSP tetap berdaya saing dan berkontribusi maksimal bagi daerah,” kata Afni dalam keterangannya, Kamis (11/9/2025).

Tak hanya soal korporasi, Afni juga membawa suara warga Minas, kecamatan yang masuk dalam ring satu operasional Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ia mengungkapkan bahwa sebagian masyarakat di wilayah tersebut masih mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih, suatu ironi di tengah aktivitas industri energi berskala besar.

“Kami juga menyampaikan aspirasi warga Minas, yang hingga kini masih kesulitan air bersih. Ini menjadi perhatian serius karena mereka berada langsung di sekitar aktivitas hulu migas,” jelas Afni.

Selain itu, Pemkab Siak juga telah merencanakan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Telago Batin Bungsu, Minas. Namun, rencana tersebut masih menghadapi sejumlah hambatan dan membutuhkan dukungan dari para pemangku kepentingan, termasuk SKK Migas dan PHR.

“Kami berharap ada sinergi yang lebih kuat untuk mewujudkan fasilitas publik seperti RTH di Telago Batin Bungsu, agar masyarakat juga merasakan manfaat konkret dari keberadaan industri migas,” ujarnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik tolak perbaikan tata kelola BUMD BSP serta percepatan penyelesaian persoalan sosial-lingkungan di wilayah terdampak migas. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ambil Momen Tahun Baru Islam, Siaran LAMR-RRI Mengudara

16 Juni 2026 - 17:53 WIB

Jemaah Haji Siak Pulang Lengkap, Diantar Bupati Afni dan Dijemput Wabup Syamsurizal

16 Juni 2026 - 16:50 WIB

Semarak Tahun Baru Islam 1448 H, Ribuan Pelajar dan Santri Meriahkan Berbagai Kegiatan di Siak

16 Juni 2026 - 11:19 WIB

Afni: Sensus Ekonomi Kunci Bantuan Tepat Sasaran

15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bupati Afni Panen Melon Bersama Warga, Bukti Dana Desa Bisa Jadi Sumber Pendapatan Kampung

15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Trending di Siak