Menu

Mode Gelap
Laos Menuju ASEAN Tahun 2045 BRK Syariah Bengkalis Dukung Semangat Kebersamaan pada Senam Bersama Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan Polres Bengkalis Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bengkalis, Satu Orang Diamankan Polsek Pinggir Gagalkan Peredaran Sabu, Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 1,96 Gram Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bengkalis, Polres Tegaskan Komitmen Dukung Program P4GN

Tanjungpinang

Gelar Datok Seri Diwangsa untuk Ketua MPR: Simbol Penjaga Marwah Melayu dari Kepri untuk Indonesia

badge-check

Ketua LAM Kepri Dato' Wira Setia Laksana membacakan warkah penganugerahan gelar kebesaran Melayu kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani. F: Diskominfo Kepri Perbesar

Ketua LAM Kepri Dato' Wira Setia Laksana membacakan warkah penganugerahan gelar kebesaran Melayu kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani. F: Diskominfo Kepri

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau menganugerahkan gelar kehormatan Datok Seri Diwangsa Wira Perdana kepada Ketua MPR RI H Ahmad Muzani, Jumat (14/11/2025). Penganugerahan ini tidak sekadar bentuk penghormatan, tetapi juga simbol kepercayaan masyarakat Melayu kepada seorang tokoh nasional yang dinilai mampu menjaga marwah dan nilai budaya dalam kehidupan bernegara.

Dalam warkah resmi yang dibacakan Ketua LAM Kepri, Dato’ Wira Setia Laksana H Raja Al Hafiz, gelar tersebut dimaknai sebagai predikat bagi seorang pemimpin yang luhur martabatnya, berpikir utama, serta memiliki keberanian dalam mengayomi masyarakat. Gelar ini bukan hanya penghias nama, melainkan amanah besar yang harus dijaga oleh penerimanya.

Raja Al Hafiz menjelaskan, gelar adat setinggi Datok Seri Diwangsa Wira Perdana hanya diberikan kepada tokoh yang mampu menegakkan kehormatan, menjaga amanah, serta menjadi teladan dalam menjunjung nilai adat dan budaya Melayu. Proses penetapannya melalui musyawarah panjang berdasarkan Keputusan LAM Kepri Nomor 96-8-2025 yang disahkan pada 4 Agustus 2025.

LAM Kepri juga menegaskan bahwa gelar tersebut tidak bersifat absolut. Jika penerimanya dianggap melanggar nilai adat, syarak, dan amanah Melayu, maka gelar dapat gugur dengan sendirinya. Hal ini menunjukkan betapa tinggi standar moral dan integritas yang melekat pada gelar tersebut.

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad, yang sebelumnya menerima gelar Datok Setiabijaya Mahkota Negeri, menyebut bahwa penganugerahan kepada Ketua MPR RI merupakan bentuk apresiasi masyarakat Melayu terhadap sosok yang memiliki peran strategis dalam menjaga arah demokrasi nasional.

“Gelar ini bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga pesan bahwa nilai-nilai Melayu harus hadir dalam kepemimpinan bangsa,” ujar Ansar. Ia menambahkan bahwa budaya Melayu selama ini menjadi fondasi lahirnya bahasa Indonesia yang kini telah diakui UNESCO sebagai bahasa internasional ke-10, menegaskan kembali kontribusi besar Melayu bagi Indonesia.

Penganugerahan gelar kepada Ahmad Muzani menjadi penegasan bahwa budaya Melayu tidak hanya hidup dalam ruang tradisi, tetapi juga memberi warna pada kepemimpinan nasional, melalui nilai-nilai kehormatan, kebijaksanaan, dan amanah yang terus dijunjung tinggi. (RK9/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah

26 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 24 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

24 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 23 Juli 2026: Tanjungpinang dan Bintan Berpotensi Hujan Petir, Sejumlah Daerah Diguyur Hujan Ringan

23 Juli 2026 - 06:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

22 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 21 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah, Warga Diminta Tetap Waspada

21 Juli 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau