Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Selasa 9 Juni 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Lahan Binaan Polsek Pinggir Hasilkan 2 Ton Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan Dukung Ketahanan Pangan, Ps. Kasium Polsek Panipahan BRIPKA Muhammad Yusuf Laksanakan Pengecekan Jagung Pipil di Wilayah Panipahan Sejumlah Tiang Listrik di Jalan Baru Teluk Kaut–Mampok Terancam Roboh, Warga Khawatir PT BSP dan Fakultas Teknik UNRI Bahas Kerja Sama Program Magang Berdampak Aneng Kembali Dipercaya Pimpin Demokrat Kepri, Amir Fikri Apresiasi Jalannya Musda

Batam

Baznas Batam Ubah Pola Distribusi Zakat: Prioritaskan Pelatihan Las untuk Cetak Tenaga Kerja Tersertifikasi

badge-check


					Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, berdialo dan bersalaman dengan peserta pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang. F: Diskominfo Batam Perbesar

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, berdialo dan bersalaman dengan peserta pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Baznas Kota Batam mulai mengalihkan fokus pendayagunaan zakat dari bantuan konsumtif menuju program produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan juru las dan kewirausahaan yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang, Kamis (20/11/2025).

Program yang diikuti 50 peserta dari berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid di Batam ini berlangsung selama enam hari dan sepenuhnya dibiayai Baznas Kota Batam sebesar Rp278 juta. Pelatihan tersebut menjadi yang pertama kali digagas Baznas Batam dalam upaya menciptakan mustahik yang mandiri secara ekonomi melalui sertifikasi keahlian.

Firmansyah mengapresiasi transformasi program zakat tersebut, yang menurutnya sejalan dengan kebutuhan pasar kerja di Batam. Ia menilai kemampuan las memiliki prospek besar, terutama untuk kebutuhan pembuatan teralis, konstruksi ringan, hingga industri pendukung.

“Perubahan pola penyaluran zakat ini sangat positif. Pelatihan seperti ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memiliki keahlian tersertifikasi dan bahkan memulai usaha sendiri,” ujar Firmansyah.

Ia juga berharap para alumni pelatihan kelak mampu berkontribusi kembali dalam penguatan pendayagunaan zakat di Batam. “Jika sudah memiliki pendapatan yang cukup, kami berharap mereka dapat ikut mendukung Baznas agar program pemberdayaan ini terus berkelanjutan,” tambahnya.

Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi arahan Wali Kota Batam untuk memastikan minimal 40 persen anggaran zakat difokuskan pada kegiatan produktif. “Peserta merupakan rekomendasi dari 15 UPZ masjid. Kami ingin zakat tidak hanya sekadar bantuan, tetapi menjadi modal keahlian bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemko Batam memastikan akan memperluas kerja sama pelatihan berbasis skill sebagai bagian dari strategi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kemandirian ekonomi warga. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi

7 Juni 2026 - 05:39 WIB

Diduga Geng Motor Tusuk Karyawan Pabrik Pulang Kerja Dini Hari di Pesona Asri Batam Center

5 Juni 2026 - 16:44 WIB

Belajar Hukum dari Akar Peradaban: Mahasiswa Uniba Kuliah Lapangan di Museum Raja Ali Haji Batam.

5 Juni 2026 - 14:34 WIB

Respon Pergantian Kepala BGN, Ketua IARMI Kepri Optimistis MBG Makin Optimal di Bawah Kepemimpinan Nanik Suryati Deyang

3 Juni 2026 - 12:56 WIB

Turi Beach Resort Rayakan Anniversary ke-37 dengan Syukuran dan Donor Darah

2 Juni 2026 - 15:16 WIB

Trending di Batam