Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Batam

Baznas Batam Ubah Pola Distribusi Zakat: Prioritaskan Pelatihan Las untuk Cetak Tenaga Kerja Tersertifikasi

badge-check


					Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, berdialo dan bersalaman dengan peserta pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang. F: Diskominfo Batam Perbesar

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, berdialo dan bersalaman dengan peserta pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Baznas Kota Batam mulai mengalihkan fokus pendayagunaan zakat dari bantuan konsumtif menuju program produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan juru las dan kewirausahaan yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang, Kamis (20/11/2025).

Program yang diikuti 50 peserta dari berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid di Batam ini berlangsung selama enam hari dan sepenuhnya dibiayai Baznas Kota Batam sebesar Rp278 juta. Pelatihan tersebut menjadi yang pertama kali digagas Baznas Batam dalam upaya menciptakan mustahik yang mandiri secara ekonomi melalui sertifikasi keahlian.

Firmansyah mengapresiasi transformasi program zakat tersebut, yang menurutnya sejalan dengan kebutuhan pasar kerja di Batam. Ia menilai kemampuan las memiliki prospek besar, terutama untuk kebutuhan pembuatan teralis, konstruksi ringan, hingga industri pendukung.

“Perubahan pola penyaluran zakat ini sangat positif. Pelatihan seperti ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memiliki keahlian tersertifikasi dan bahkan memulai usaha sendiri,” ujar Firmansyah.

Ia juga berharap para alumni pelatihan kelak mampu berkontribusi kembali dalam penguatan pendayagunaan zakat di Batam. “Jika sudah memiliki pendapatan yang cukup, kami berharap mereka dapat ikut mendukung Baznas agar program pemberdayaan ini terus berkelanjutan,” tambahnya.

Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi arahan Wali Kota Batam untuk memastikan minimal 40 persen anggaran zakat difokuskan pada kegiatan produktif. “Peserta merupakan rekomendasi dari 15 UPZ masjid. Kami ingin zakat tidak hanya sekadar bantuan, tetapi menjadi modal keahlian bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemko Batam memastikan akan memperluas kerja sama pelatihan berbasis skill sebagai bagian dari strategi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kemandirian ekonomi warga. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru

14 Januari 2026 - 21:03 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM

14 Januari 2026 - 20:55 WIB

Gejolak di The Icon Central: Warga Tempel Spanduk Tolak Homestay, Tuntut IPL Diturunkan

14 Januari 2026 - 17:17 WIB

Kapolda Kepri Beri Dukungan Terkait Perjalanan Agus Bagjana Jelajahi 13 Negara

14 Januari 2026 - 07:16 WIB

Solidaritas Lintas Sumatra, Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Pemulihan Aceh

10 Januari 2026 - 09:51 WIB

Trending di Batam