Menu

Mode Gelap
Polres Bengkalis Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Seberat 8.231,15 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 5.005 Butir Pemerintah dan Masyarakat Pulau Jemaja Sepakati Tata Kelola Panen Buah Kepayang Berkelanjutan Ketua Kelompok Tani Bukit Padi Apresiasi Rehabilitasi Irigasi, Harap Proyek Dilanjutkan hingga Kampung Pasiran LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan ‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau Laos Menuju ASEAN Tahun 2045

Batam

Baznas Batam Ubah Pola Distribusi Zakat: Prioritaskan Pelatihan Las untuk Cetak Tenaga Kerja Tersertifikasi

badge-check

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, berdialo dan bersalaman dengan peserta pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang. F: Diskominfo Batam Perbesar

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, berdialo dan bersalaman dengan peserta pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Baznas Kota Batam mulai mengalihkan fokus pendayagunaan zakat dari bantuan konsumtif menuju program produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan juru las dan kewirausahaan yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang, Kamis (20/11/2025).

Program yang diikuti 50 peserta dari berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid di Batam ini berlangsung selama enam hari dan sepenuhnya dibiayai Baznas Kota Batam sebesar Rp278 juta. Pelatihan tersebut menjadi yang pertama kali digagas Baznas Batam dalam upaya menciptakan mustahik yang mandiri secara ekonomi melalui sertifikasi keahlian.

Firmansyah mengapresiasi transformasi program zakat tersebut, yang menurutnya sejalan dengan kebutuhan pasar kerja di Batam. Ia menilai kemampuan las memiliki prospek besar, terutama untuk kebutuhan pembuatan teralis, konstruksi ringan, hingga industri pendukung.

“Perubahan pola penyaluran zakat ini sangat positif. Pelatihan seperti ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memiliki keahlian tersertifikasi dan bahkan memulai usaha sendiri,” ujar Firmansyah.

Ia juga berharap para alumni pelatihan kelak mampu berkontribusi kembali dalam penguatan pendayagunaan zakat di Batam. “Jika sudah memiliki pendapatan yang cukup, kami berharap mereka dapat ikut mendukung Baznas agar program pemberdayaan ini terus berkelanjutan,” tambahnya.

Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi arahan Wali Kota Batam untuk memastikan minimal 40 persen anggaran zakat difokuskan pada kegiatan produktif. “Peserta merupakan rekomendasi dari 15 UPZ masjid. Kami ingin zakat tidak hanya sekadar bantuan, tetapi menjadi modal keahlian bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemko Batam memastikan akan memperluas kerja sama pelatihan berbasis skill sebagai bagian dari strategi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kemandirian ekonomi warga. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

27 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pansus DPRD Audiensi ke BP Batam, Perkuat Sinergi dalam Penyusunan Ranperda Pengelolaan Sampah

22 Juli 2026 - 17:16 WIB

Persembahkan Marwah Melayu, Baiq Tri Astuti Rebut Gelar Best Catwalk IKWI

22 Juli 2026 - 14:27 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

14 Juli 2026 - 19:11 WIB

Trending di Batam