Menu

Mode Gelap
Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI, 17 Lokasi Strategis Segera Terlayani Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026: Mayoritas Wilayah Kepri Berawan, Sejumlah Titik Berpeluang Hujan Ringan Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

Pekanbaru

Pemprov Riau Diisukan Bersih-bersih Pejabat, Plt Kadiskominfotik: Itu Hoaks

badge-check


					Plt KaDiskominfotik Riau, Teza Dasra. (Foto: ist) Perbesar

Plt KaDiskominfotik Riau, Teza Dasra. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan isu adanya langkah “bersih-bersih” pejabat di lingkungan pemerintah daerah adalah tidak benar dan merupakan informasi hoaks. Penegasan ini disampaikan menanggapi beredarnya kabar di media sosial dan pemberitaan online yang dinilai tidak akurat serta tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau, Teza Dasra, mengatakan pihaknya perlu meluruskan informasi tersebut agar tidak berkembang menjadi fitnah yang menyesatkan.

“Kami mewakili Pemerintah Provinsi Riau memastikan informasi soal ‘bersih-bersih’ pejabat itu tidak benar. Pemerintah Provinsi Riau bekerja sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Kami harapkan masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi dan opini yang terkesan menyesatkan,” ujar Teza kepada wartawan, Selasa (25/11/2025).

Teza menyoroti sebuah berita bertajuk “Dua Pejabat Riau Didesak Mundur, SF Hariyanto Disebut Lakukan Bersih-bersih Birokrat Warisan Abdul Wahid” yang dinilai tendensius, tidak berimbang, dan memuat opini tanpa dasar. Menurutnya, judul dan isi berita tersebut tidak sesuai fakta.

“Plt Gubernur Riau SF Hariyanto tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang disebutkan dalam pemberitaan itu. Poin-poin spesifik yang disampaikan juga tidak benar dan merupakan fitnah,” tegasnya.

Ia menyampaikan, atas kekeliruan dan ketidakakuratan informasi tersebut, Pemprov Riau mempertimbangkan untuk melaporkan media terkait ke Dewan Pers. Langkah itu diambil karena pemberitaan tersebut dinilai merugikan pribadi dan martabat institusi pemerintah. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR

22 Januari 2026 - 17:48 WIB

SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

22 Januari 2026 - 17:31 WIB

Sekolah Rakyat ke-4 Dibangun di Kuansing, Pemprov Riau Perluas Akses Pendidikan Gratis

22 Januari 2026 - 13:43 WIB

Pastikan Hak Pegawai Terpenuhi, Bupati Afni Awasi Pencairan TPP Pasca SOTK Baru

22 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pengamat: Gugatan Rp15 M ke Polisi, Jalan Muflihun Mencari Keadilan dan Kepastian Status Hukum

22 Januari 2026 - 13:00 WIB

Trending di Pekanbaru