Menu

Mode Gelap
Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia Antusias Warga Sambut KM Bukit Raya, UPP Tarempa Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

Batam

Tantangan Ribuan Pulau Jadi Pemicu Kepri Benahi Pembinaan Sepak Bola

badge-check

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, hadiri Kongres Biasa PSSI Provinsi Kepri Tahun 2025 di Golden View Hotel. (Foto: Diskominfo Kepri) Perbesar

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, hadiri Kongres Biasa PSSI Provinsi Kepri Tahun 2025 di Golden View Hotel. (Foto: Diskominfo Kepri)

RiauKepri.com, BATAM – Tantangan geografis Kepulauan Riau yang terdiri dari ribuan pulau dinilai menjadi pemicu perlunya transformasi besar dalam pembinaan sepak bola daerah. Hal itu disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat membuka Kongres Biasa PSSI Provinsi Kepri 2025 di Golden View Hotel, Batam, Sabtu (29/11).

Dalam forum tersebut, Ansar menyoroti kondisi wilayah Kepri yang memiliki 2.028 pulau, 394 di antaranya berpenghuni, serta 22 pulau terdepan. Dengan 98 persen wilayah berupa lautan, ia menilai koordinasi pembinaan olahraga, termasuk sepak bola, memiliki tantangan tersendiri.

“Wilayah kita memang tidak mudah dijahit satu sama lain. Tapi ini bukan alasan untuk menyerah. Justru menjadi stimulus untuk memperkuat pembinaan sepak bola Kepri,” ujar Ansar.

Gubernur menekankan bahwa pembinaan jangka panjang menjadi fokus utama, terutama menjelang agenda nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027. Ia mengajak seluruh pengurus PSSI Kepri agar memperbarui strategi dan mengkonsolidasikan kekuatan kabupaten/kota.

“Kita harus mulai memacu prestasi dari sekarang. Targetnya jelas: lolos PON 2027. Prestasi hari ini bukan akhir, tapi titik awal untuk lebih baik ke depan,” katanya.

Ansar juga meminta kongres dijadikan momentum penyusunan rencana strategis, termasuk memperluas dukungan masyarakat agar pembinaan berjalan merata hingga ke pulau-pulau kecil.

Meski menghadapi keterbatasan geografis, Ansar menilai Kepri memiliki potensi besar dari segi sumber daya pemain. Ia mencontohkan munculnya pemain nasional seperti Ramadhan Sananta dan Abdul Rahman, yang menunjukkan bahwa bakat daerah mampu bersaing.

“Saya berharap Kepri bukan hanya menjadi tuan rumah PORWIL 2027, tetapi juga tampil berprestasi. PSSI harus menjadi ruang bagi talenta muda untuk dibina dan diorbitkan,” tegasnya.

Kongres turut dihadiri Departemen Member PSSI Pusat Gusti Ayu Chandrasari, Kadispora Kepri Darson, Ketua KONI Kepri Usep RS, Wakil Ketua PSSI Kepri Muhammad Iksan, anggota Exco PSSI Kepri, serta ketua Askab/Askot se-Kepri. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pansus DPRD Audiensi ke BP Batam, Perkuat Sinergi dalam Penyusunan Ranperda Pengelolaan Sampah

22 Juli 2026 - 17:16 WIB

Persembahkan Marwah Melayu, Baiq Tri Astuti Rebut Gelar Best Catwalk IKWI

22 Juli 2026 - 14:27 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

14 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nikmati Liburan “Tropical Escape” di Nongsa Resorts Batam

14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending di Batam