Menu

Mode Gelap
‘Malam Sastra Sumatera Luka’ PWI Kepri-PWI Batam Banjir Dukungan Warga Aceh, Sumut dan Sumbar PANTUNESIA Pukau Wakil Menteri Kebudayaan di Pos Bloc Jakarta Cuaca Riau Malam Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Polda Kepri Dukung Pelepasan Bantuan Kemanusiaan IJTI untuk Korban Bencana di Sumatra Bupati Siak Tetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi, Larang Siswa Berlibur ke Daerah Rawan Bencana Festival Sampan Layar ke-6 Bandul Meriah, Peserta dan Warga Tumpah Ruah

Pekanbaru

FAI UIR Jalin Kerja Sama dengan LAMR untuk Penguatan Budaya Melayu dalam Pendidikan

badge-check


					FAI UIR Jalin Kerja Sama dengan LAMR untuk Penguatan Budaya Melayu dalam Pendidikan Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU– Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau (FAI UIR) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) untuk memperkuat integrasi nilai-nilai budaya Melayu dalam pendidikan tinggi, Selasa (2/12) di Balai Adat LAMR.

Rombongan FAI UIR yang dipimpin Dekan Prof. Dr. H. Hamzah, M.Ag, dengan membawa 50 mahasiswa. Kehadiran mereka disambut Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, dan Sekum DPH Datuk H. Jonnaidi Dasa.

Prof. Hamzah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar pada identitas budaya daerah.

Ia menjelaskan bahwa melalui MoU tersebut kedua lembaga sepakat mengembangkan berbagai program bersama yang meliputi kajian budaya Melayu, penguatan kurikulum berbasis kearifan lokal, kegiatan pengabdian masyarakat, serta pelatihan dan seminar.

Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, mengapresiasi langkah FAI UIR dan menegaskan bahwa LAMR selalu membuka diri untuk kolaborasi yang memperkokoh nilai Melayu sebagai fondasi moral dan sosial di masyarakat Riau.

Menurutnya, kerja sama seperti ini merupakan ikhtiar penting untuk memastikan generasi muda tidak tercerabut dari akar budayanya dan tetap memahami identitas serta marwah Melayu.

Sementara itu, Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf menyampaikan bahwa MoU tersebut menjadi jalan bagi mahasiswa dan dosen untuk semakin dekat dengan adat dan tradisi Melayu, serta menegaskan komitmen kedua lembaga melaksanakan program tindak lanjut dalam waktu dekat sebagai bentuk nyata sinergi. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cuaca Riau Malam Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

7 Desember 2025 - 14:21 WIB

Kebun Dijarah, Pemegang KSO dengan Agrinas Mengadu ke LAMR

6 Desember 2025 - 08:30 WIB

SKK Migas Sumbagut dan PT BSP Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir Longsor di Sumbar

5 Desember 2025 - 13:21 WIB

Merasa Terancam, Masyarakat Sakai Mengadu ke LAMR

4 Desember 2025 - 16:33 WIB

Kejar-kejaran: Berburu Pembuang Sampah di Pekanbaru

4 Desember 2025 - 10:04 WIB

Trending di Pekanbaru