Menu

Mode Gelap
Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia Antusias Warga Sambut KM Bukit Raya, UPP Tarempa Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

Meranti

Di desa Teluk Buntal Banyak Sektor Pertanian Rusak, Mana Etika Baik PT NSP? 

badge-check

Foto : Rumah Warga Yang Digenangi Air Akibat Kanal Milik PT NSP Meluap Perbesar

Foto : Rumah Warga Yang Digenangi Air Akibat Kanal Milik PT NSP Meluap

RiauKepri.com, MERANTI – Ketua Pemuda Desa Teluk Buntal mendesak manajemen PT Nasional Sago Prima (PT NSP) untuk segera mencopot manajer perusahaan tersebut. Desakan ini muncul akibat dinilai tidak adanya itikad baik serta kurangnya komunikasi pihak perusahaan terhadap masyarakat terdampak.

Menurut Ketua Pemuda Desa Teluk Buntal, hingga Minggu ini (28/12/2025), pihak PT NSP belum memberikan konfirmasi resmi terkait permintaan bantuan masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan.

Bantuan sembako yang diberikan perusahaan baru terealisasi satu kali, sementara masyarakat berharap bantuan diberikan minimal dua kali bagi warga yang terdampak.

“Pada hari Sabtu kemarin saya sudah melakukan konfirmasi kepada staf PT NSP terkait bantuan tersebut. Namun staf hanya menjawab bahwa hal itu akan disampaikan kepada pimpinan. Sampai hari Minggu ini belum ada kabar atau konfirmasi lanjutan,” ujarnya.

Selain itu, bantuan material berupa papan sebanyak lima ton yang dijanjikan perusahaan juga belum terlihat hingga saat ini. Meskipun genangan air di lokasi jalan sudah surut, kondisi jalan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan membutuhkan penanganan segera.

Ketua Pemuda Desa Teluk Buntal juga menyampaikan bahwa pada pekan depan direncanakan agenda pertemuan untuk membahas dampak jangka panjang yang dialami masyarakat, termasuk kerugian pada sektor pertanian seperti bibit kelapa, karet, pinang, dan komoditas lainnya.

Ia menilai manajer PT NSP tidak mampu menjalin komunikasi dan hubungan sosial yang baik dengan masyarakat sekitar.

“Menurut saya, manajer PT NSP tidak bisa berkomunikasi dan bersosial dengan masyarakat, sehingga sudah seharusnya dicopot dari jabatannya,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT NSP belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut. (RK12).

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

25 Juli 2026 - 06:20 WIB

Kapolres Kepulauan Meranti Silaturahmi dengan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

24 Juli 2026 - 21:38 WIB

Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti

24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Bhabinkamtibmas Selatpanjang Selatan Cek Ketahanan Pangan Pertanian Warga

24 Juli 2026 - 10:51 WIB

HAN 2026 Jadi Momentum Camat Pulau Merbau Motivasi Anak Raih Masa Depan Gemilang

23 Juli 2026 - 19:16 WIB

Trending di Meranti