Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Meranti

Di desa Teluk Buntal Banyak Sektor Pertanian Rusak, Mana Etika Baik PT NSP? 

badge-check


					Foto : Rumah Warga Yang Digenangi Air Akibat Kanal Milik PT NSP Meluap Perbesar

Foto : Rumah Warga Yang Digenangi Air Akibat Kanal Milik PT NSP Meluap

RiauKepri.com, MERANTI – Ketua Pemuda Desa Teluk Buntal mendesak manajemen PT Nasional Sago Prima (PT NSP) untuk segera mencopot manajer perusahaan tersebut. Desakan ini muncul akibat dinilai tidak adanya itikad baik serta kurangnya komunikasi pihak perusahaan terhadap masyarakat terdampak.

Menurut Ketua Pemuda Desa Teluk Buntal, hingga Minggu ini (28/12/2025), pihak PT NSP belum memberikan konfirmasi resmi terkait permintaan bantuan masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan.

Bantuan sembako yang diberikan perusahaan baru terealisasi satu kali, sementara masyarakat berharap bantuan diberikan minimal dua kali bagi warga yang terdampak.

“Pada hari Sabtu kemarin saya sudah melakukan konfirmasi kepada staf PT NSP terkait bantuan tersebut. Namun staf hanya menjawab bahwa hal itu akan disampaikan kepada pimpinan. Sampai hari Minggu ini belum ada kabar atau konfirmasi lanjutan,” ujarnya.

Selain itu, bantuan material berupa papan sebanyak lima ton yang dijanjikan perusahaan juga belum terlihat hingga saat ini. Meskipun genangan air di lokasi jalan sudah surut, kondisi jalan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan membutuhkan penanganan segera.

Ketua Pemuda Desa Teluk Buntal juga menyampaikan bahwa pada pekan depan direncanakan agenda pertemuan untuk membahas dampak jangka panjang yang dialami masyarakat, termasuk kerugian pada sektor pertanian seperti bibit kelapa, karet, pinang, dan komoditas lainnya.

Ia menilai manajer PT NSP tidak mampu menjalin komunikasi dan hubungan sosial yang baik dengan masyarakat sekitar.

“Menurut saya, manajer PT NSP tidak bisa berkomunikasi dan bersosial dengan masyarakat, sehingga sudah seharusnya dicopot dari jabatannya,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT NSP belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut. (RK12).

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam

19 Januari 2026 - 09:50 WIB

Menampi Dedap

18 Januari 2026 - 09:43 WIB

Permudah Warga, Dinsos Meranti Manfaatkan WhatsApp untuk Pengurusan BPJS

14 Januari 2026 - 14:00 WIB

BRK Syariah Perkuat Layanan Digital ZISWaf, Permudah Masyarakat Kepulauan Meranti Tunaikan Zakat

12 Januari 2026 - 17:02 WIB

Tempuh Cuaca ‘Buruk’ Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi ABK KM Makmur Jaya 89

8 Januari 2026 - 20:38 WIB

Trending di Meranti