RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis, 19 Maret 2026, menunjukkan mayoritas daerah berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Kondisi ini dipengaruhi oleh kelembapan udara yang cukup tinggi serta adanya aktivitas pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.
Di Kota Tanjungpinang, cuaca diperkirakan berawan sejak pagi dan berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang hingga sore hari. Suhu udara berkisar antara 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi.
Sementara itu, Kota Batam diprediksi mengalami hujan ringan pada pagi hari yang dapat berlanjut menjadi hujan sedang pada siang hingga malam. Masyarakat diimbau mewaspadai jalan licin serta potensi genangan di sejumlah titik.
Untuk wilayah Kabupaten Bintan, kondisi cuaca umumnya berawan tebal dengan peluang hujan sedang hingga lebat pada siang atau sore hari. Angin bertiup cukup kencang terutama di wilayah pesisir.
Di Kabupaten Karimun, cuaca diperkirakan cerah berawan pada pagi hari, namun hujan ringan hingga sedang berpotensi turun pada siang hingga malam. Suhu udara relatif stabil dengan tingkat kelembapan tinggi.
Wilayah Kabupaten Lingga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari. Nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi laut.
Untuk Kabupaten Natuna, cuaca diprakirakan didominasi hujan sedang hingga lebat sepanjang hari, dengan peluang gelombang laut cukup tinggi. Aktivitas pelayaran diimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca terkini.
Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Anambas, hujan ringan hingga sedang diprediksi turun sejak siang hingga malam hari. Kondisi angin di wilayah ini juga cenderung meningkat, terutama di perairan terbuka.
Secara umum, tinggi gelombang di perairan Kepulauan Riau berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter, bahkan berpotensi lebih tinggi di wilayah perairan utara seperti Natuna dan Anambas. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi pengguna transportasi laut.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang, serta selalu memperbarui informasi cuaca dari instansi terkait guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi. (red)







