Menu

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Haru dan Penuh Syukur, Zaimar Wujudkan Impian Haji Setelah 10 Tahun Menunggu

badge-check

Manasik Haji. (Foto: ist) Perbesar

Manasik Haji. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Perjalanan menuju Tanah Suci akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi Zaimar, jamaah calon haji berusia 81 tahun asal Pekanbaru, Riau. Di usia senja, ia membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk memenuhi panggilan ibadah haji, bahkan dengan kondisi fisik yang masih kuat berjalan kaki dalam jarak jauh.

Didampingi anak keduanya, Meldawati (65), Zaimar berangkat dengan penuh rasa haru setelah penantian panjang selama sekitar 10 tahun. Baginya, kesempatan ini adalah anugerah besar yang tak pernah ia sangka akan datang di usia sekarang.

“Alhamdulillah, rasanya sangat haru dan tidak menyangka. Di usia seperti ini, Allah masih memberi kesempatan untuk memenuhi panggilan-Nya,” ujarnya.

Zaimar mengungkapkan, perjalanan menuju haji dimulai sejak sekitar 13 tahun lalu ia mendaftar haji melalui BRK Syariah. Ia menabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya menunggu giliran keberangkatan.

“Ini memang doa yang terjawab. Keinginan untuk menyempurnakan rukun Islam,” katanya.

Meski telah berusia lanjut, Zaimar tetap menunjukkan semangat luar biasa dalam mempersiapkan diri, terutama dari sisi kesehatan. Ia rutin melakukan pemeriksaan kesehatan serta menjaga pola makan agar tetap bugar menjelang keberangkatan.

“Keluarga sangat membantu, memastikan kondisi saya tetap fit. Sekarang saya juga masih aktif berjalan kaki pagi hari, membersihkan pekarangan rumah juga masih kuat,” tambahnya.

Dukungan keluarga menjadi kekuatan tersendiri bagi Zaimar. Anak-anaknya turut berperan besar dalam setiap proses persiapan hingga keberangkatan ke Tanah Suci.

“Mereka sangat mendukung. Perasaan mereka campur aduk, ada haru, bahagia, juga kekhawatiran, tapi lebih banyak doa yang mengiringi,” ungkapnya.

Perjalanan hidup yang penuh ujian justru menjadi bekal spiritual yang menguatkannya hingga sampai di titik ini. Baginya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan puncak perjalanan spiritual.

“Haji adalah tempat saya kembali mendekatkan diri kepada Allah,” tuturnya.

Di akhir perbincangan, Zaimar berpesan kepada generasi muda agar tidak menunda niat berhaji jika sudah memiliki kemampuan.

“Kalau sudah mampu, jangan ditunda. Niatkan dari sekarang, karena kesempatan belum tentu datang dua kali,” pesannya.

Kisah Zaimar menjadi bukti bahwa keteguhan niat, kesabaran, dan doa mampu mengantarkan seseorang mewujudkan impian, bahkan di usia yang tak lagi muda. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Terima Detik Sumatera Award 2026, Bupati Siak Suarakan Keadilan Ekologis

29 Agu 2026 - 10:21 WIB

Terima Detik Sumatera Award 2026, Bupati Siak Suarakan Keadilan Ekologis

Tepungging Agaknya!?

29 Agu 2026 - 07:06 WIB

Tepungging Agaknya!?

40 Tersangka Karhutla Ditangkap di Riau, 904 Hektare Lahan Terbakar

28 Agu 2026 - 20:09 WIB

40 Tersangka Karhutla Ditangkap di Riau, 904 Hektare Lahan Terbakar

Bidik Jasa Kebersihan dan Pengamanan, SPR MoU dengan PT. Wahana Elang Jaya Dirgantara

28 Agu 2026 - 17:58 WIB

Bidik Jasa Kebersihan dan Pengamanan, SPR MoU dengan PT. Wahana Elang Jaya Dirgantara

Program Bedelau BRK Syariah Kembali Manjakan Nasabah, Julpono Iskandar Bawa Pulang Beragam Perabot dan Alat Elektronik

27 Agu 2026 - 17:42 WIB

Program Bedelau BRK Syariah Kembali Manjakan Nasabah, Julpono Iskandar Bawa Pulang Beragam Perabot dan Alat Elektronik
Trending di Pekanbaru