RiauKepri.com, BATAM – Ketua Karang Taruna Kota Batam, Drs. Zul Arif, MH, C.Med yang juga sebagai Ketua Badan Penyelesaian Sengketa (BPSK) Kota Batam bersama Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam melaksanakan kegiatan Peksos Go To School pada Senin dan Selasa, 12–13 Mei 2026 di SMP Negeri 21 dan SMP Negeri 36 Kota Batam.
Kegiatan ini diikuti ratusan siswa dan siswi yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta mendengarkan pemaparan materi yang disampaikan oleh Pekerja Sosial (Peksos) Andre dan Esti. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan edukasi dan motivasi terkait pentingnya pergaulan positif, kepedulian sosial, pembentukan karakter, serta pencegahan berbagai persoalan sosial di kalangan remaja.
Ketua Karang Taruna Kota Batam, Drs. Zul Arif, MH, C.Med menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap generasi muda di Kota Batam.
“Melalui kegiatan Peksos Go To School ini, kami berharap para pelajar dapat memahami pentingnya menjaga pergaulan, memiliki kepedulian sosial, serta membangun karakter yang positif sejak dini. Generasi muda adalah aset masa depan daerah yang harus dibina bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Yani selaku Fungsional di Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan edukatif untuk membangun kesadaran sosial di lingkungan sekolah.
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar melalui kegiatan edukatif seperti ini agar anak-anak memahami berbagai persoalan sosial sejak dini, memiliki keberanian untuk berkata tidak terhadap perilaku negatif, serta mampu menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa program Peksos Go To School diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah, pekerja sosial, dan organisasi kepemudaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang remaja.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat respons positif dari para pelajar. Para siswa terlihat aktif menyampaikan pertanyaan dan berbagi pandangan terkait berbagai tantangan sosial yang dihadapi remaja saat ini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, pekerja sosial, sekolah, dan organisasi kepemudaan dapat terus diperkuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda Kota Batam. (RK6/*)







