Menu

Otomatis
Breaking News

Riau

KWT Gamar Sejahtera Diduga Jual Pupuk Jatah dan Manipulasi Data

badge-check

Lokasi KWT Gamar Sejahtera di Pandau Jaya. (Foto: ist) Perbesar

Lokasi KWT Gamar Sejahtera di Pandau Jaya. (Foto: ist)

RiauKepri.com, KAMPAR- Kabar tak sedap berhembus dari Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, tepatnya Kelompok Wanita Tani (KWT), Gading Marpoyan (Gamar) Sejahtera, yang diduga menjual pupuk jatah dari pemerintah.

Tak hanya itu, KWT Gamar Sejahtera yang berada di samping Pos Yandu Melati Gading, Perumahan Gading Marpoyan, juga diduga memanipulasi luas lahan kebun.

Dua anggota KWT Gamar Sejahtera mengakui bahwa Reni ketua KWT Gamar Sejahtera menjual pupuk jatah dari pemerintah beberapa bulan lalu.
“Pupuk jatah pemerintah itu dijual kepada pemasuknya, tapi lupa nama pemasuknya,” kata salah seorang anggota KWT yang namanya minta tidak dipublikasikan.

Anggota KWT tersebut juga mengaku bahwa perbuatan menjual pupuk tersebut salah dan termasuk pelanggaran hukum pidana, namun dia dan anggota lainnya tidak bisa berbuat apa-apa karena itu kebijakan ketua.

“Saya menerima uang dari hasil jual pupuk jatah itu, ada juga anggota KWT yang tidak mau menerimanya karena dilarang suaminya,” kata anggota KWT tersebut.

Terkait masalah luas lahan KWT, sumber tersebut menyebutkan, sebelumnya memang luas sesuai aturan namun lahannya terpisah tidak pada satu tempat. “Sekarang luas lahan kebun KWT hanya samping pos yandu itu saja,” katanya.

Sesuai Permentan No. 02 Tahun 2024 dan Permentan No. 08 Tahun 2023, menetapkan standar luas lahan demplot untuk perdesaan di angka 400–500 m² dan perkotaan 100–200 m².

Diketahui KWT Gamar Sejahtera termasuk dalam katagori perdesaan dengan standar luas total untuk sarana pembibitan dan demplot adalah 400–500 m². Sementara lahan kebun mereka di samping Pos Yandu Melati Gading, paling seluas 5X5 meter.

Ketua KWT Gamar Sejahtera Reni, Rabu sore (13/5/2026), ketika dihubungi lewat handphonenya tak mengangkat namun pesan singkat WhatsApp yang dikirim dibalasnya. Dalam pesan singkat itu Reni mengakui dia adalah ketua KWT Gamar Sejahtera.

“Ini ketua KWT Gamar Sejahtera buk Reni kan?” tanya wartawan.

“Ya saya sendiri. Ada apa ya. Saya tidak kenal dengan anda,” jawab Reni.

Wartawan kembali menelpon Reni namun tidak diangkat. “Izin buk saya mau konfirmasi, apakah bisa buk untuk angkat telpon saya,” pinta wartawan.

“Tentang apa dan masalah apa. Saya tidak mengerti,” jawab Reni.

“Mau konfirmasi terkait laporan masyarakat,” tegas wartawan dan Reni tak membalas wa wartawan.

Lima pertanyaan yang dikirim terkait dugaan penjualan pupuk, dugaan manipulasi luas lahan, status KWT, dan SK, yang sudah dikirim, hingga malam hari sama sekali tidak dijawab Bu Reni. Padahal, wartawan sudah menjelaskan jawaban dari Bu Reni sangat peting agar berita yang ditulis berimbang. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hotspot Riau 447 Titik, Udara Pekanbaru Berbahaya

25 Agu 2026 - 08:40 WIB

Hotspot Riau 447 Titik, Udara Pekanbaru Berbahaya

Prabowo Bongkar Modus ‘Pura-pura Mancing’ di Balik Karhutla Riau

24 Agu 2026 - 15:15 WIB

Prabowo Bongkar Modus ‘Pura-pura Mancing’ di Balik Karhutla Riau

Strategi Siak Zero Firespot: Kolaborasi Forkompimda, Ormas, Swasta Hingga Ibu PKK

24 Agu 2026 - 14:25 WIB

Strategi Siak Zero Firespot: Kolaborasi Forkompimda, Ormas, Swasta Hingga Ibu PKK

Hari Ini: Udara tak Sehat, Pelajar di Pekanbaru tak Wajib Datang, Sekolah Daring

24 Agu 2026 - 06:46 WIB

Hari Ini: Udara tak Sehat, Pelajar di Pekanbaru tak Wajib Datang, Sekolah Daring

23 Agu 2026 - 06:26 WIB

Trending di Minda