Menu

Mode Gelap
HNSI Anambas Dukung Kebijakan BBM Nelayan, Siap Awasi Penyaluran Subsidi Tepat Sasaran Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 15 Juli 2026: Cerah hingga Berawan, Warga Tetap Waspadai Hujan Lokal Danlanal Tarempa Terima Kunjungan Kerja Kapolres Anambas, Perkuat Sinergitas TNI-Polri BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI Selama 8 Tahun PT Timah Merestocking Kepiting Bakau Sedikitnya 5.600 Ekor BSP, Pemkab Siak dan PT Arara Abadi Siapkan MoU Normalisasi Kanal Cegah Banjir

Anambas

HNSI Anambas Dukung Kebijakan BBM Nelayan, Siap Awasi Penyaluran Subsidi Tepat Sasaran

badge-check

Agustar,  Ketua DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas. (Foto: ist) Perbesar

Agustar, Ketua DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas. (Foto: ist)

RiauKepri.com, ANAMBAS – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Agustar, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta jajaran menteri terkait atas kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi nelayan. Kebijakan tersebut dinilai membawa dampak positif terhadap aktivitas penangkapan ikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.

‎‎Pernyataan tersebut disampaikan Agustar saat ditemui di Kantor DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (14/7/2026).

‎Menurut Agustar, biaya bahan bakar selama ini merupakan komponen terbesar dalam operasional melaut. Dengan adanya penurunan harga BBM, beban pengeluaran nelayan menjadi lebih ringan sehingga hasil tangkapan dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi keluarga nelayan.

‎”Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo beserta para menteri terkait. Kebijakan penurunan harga BBM ini sangat membantu nelayan. Dengan biaya operasional yang lebih ringan, hasil tangkapan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga nelayan,” ujar Agustar.

‎Ia menambahkan, kebijakan yang berpihak kepada nelayan diharapkan dapat terus berlanjut, termasuk peningkatan kemudahan akses memperoleh BBM bersubsidi bagi nelayan di daerah kepulauan dan perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Anambas.

‎Selain memberikan apresiasi, DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam mengawasi penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh nelayan yang berhak menerimanya.

‎”Kami berharap pemerintah terus hadir mendengar aspirasi nelayan. Program-program yang berpihak kepada masyarakat pesisir akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional,” katanya.

‎Agustar mengungkapkan, ribuan nelayan di Kabupaten Kepulauan Anambas menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan tangkap. Karena itu, kebijakan penurunan harga BBM diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan, menjaga pasokan hasil perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

‎Menurutnya, langkah pemerintah dalam menyesuaikan harga BBM bagi sektor kelautan dan perikanan merupakan bentuk perhatian terhadap keberlangsungan usaha nelayan. Kebijakan tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir dan perbatasan. (RK15)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Danlanal Tarempa Terima Kunjungan Kerja Kapolres Anambas, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

14 Juli 2026 - 20:16 WIB

Kades Kuala Maras Imbau Nelayan Tunda Melaut Saat Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

13 Juli 2026 - 19:03 WIB

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Anambas Salurkan 20 Paket Sembako kepada Warga Jemaja

13 Juli 2026 - 16:20 WIB

Pohon Tumbang di Jemaja Timur Putuskan Jaringan Listrik, Tiga Desa Sempat Padam

13 Juli 2026 - 12:17 WIB

Mahasiswa PPM-KKN UGM dan PKK Bukit Padi Pererat Kebersamaan Lewat Pelatihan TOGA, Biopori, dan Pestisida Nabati

13 Juli 2026 - 10:39 WIB

Trending di Anambas