Menu

Mode Gelap
DPRD Gelar Paripurna, Wali Kota Batam Usulkan Perubahan KUA/PPAS 2026 Rp 4,508 T Kapolres Bengkalis Melalui Kapolsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi di KTV VIP Duri, Tiga Orang Diamankan Kapal Pompong Pembawa Pekerja Penebang Sagu Karam di Perairan Mengkikip, Dua Orang Masih Hilang Siak Terima Revitalisasi Sekolah Rp61 Miliar Lebih, Bupati Afni: Jangan Ada Fee dan Pungli! Surbekti: Mandat Agrinas Representasi Keputusan Negara, Penguasaan Lahan Eks PT SSS Tak Bisa Ditolak Ketua PWI Pusat Tegaskan Forum Wartawan yang Ingin Gelar UKW Harus Koordinasi dengan PWI Provinsi Kepri

Meranti

Kapal Pompong Pembawa Pekerja Penebang Sagu Karam di Perairan Mengkikip, Dua Orang Masih Hilang

badge-check

Kapal Pompong Pembawa Pekerja Penebang Sagu Karam di Perairan Mengkikip, Dua Orang Masih Hilang Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Sebuah kapal pompong yang mengangkut pekerja penebang sagu karam di Perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di titik koordinat 0°49’29,26726″N 102°26’1,21312″E. Kapal diketahui berangkat dari Desa Kampung Balak sekitar pukul 08.00 WIB menuju Sungai Mertas dengan membawa empat orang pekerja yang akan melakukan penebangan pohon sagu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam perjalanan kapal diterpa angin kencang dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan kapal oleng ke sisi kiri sebelum dihantam gelombang yang mengakibatkan air masuk ke dalam lambung kapal hingga akhirnya tenggelam.

Empat orang berada di atas kapal saat kejadian, yakni Amir (±50), warga Desa Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, yang bertugas sebagai nakhoda (captain), serta Ivan (±30), Bobi (±30), dan Iqbal (±25), yang merupakan pekerja penebang sagu dan berdomisili di Desa Kampung Balak, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Dari seluruh penumpang, dua orang berhasil menyelamatkan diri dengan memanfaatkan jeriken minyak sebagai alat bantu apung. Sementara itu, dua korban lainnya, yakni Amir dan Iqbal, hingga berita ini ditulis masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Operasi pencarian melibatkan personel Satpolairud Polres Kepulauan Meranti, Ditpolairud Polda Riau, TNI Angkatan Laut, Basarnas, serta masyarakat setempat. Total personel yang terlibat terdiri atas tiga personel Satpolairud Polres Kepulauan Meranti, satu personel Ditpolairud Polda Riau, satu personel TNI AL, enam personel Basarnas, serta sekitar 50 warga.

Selain melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban yang masih hilang, petugas juga telah mendatangi serta mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan menyusun laporan resmi mengenai insiden tersebut.

Kejadian ini dibenarkan langsung oleh Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, kepada RiauKepri.com, Senin (03/08/2026).

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap dua korban yang masih hilang terus berlangsung. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil operasi SAR di lapangan. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bhabinkamtibmas Cek Perkebunan Melon Warga di Nipah Sendanu

2 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan Meranti

2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

1 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Sesap Cek Perkebunan Jahe Warga, Dukung Ketahanan Pangan

31 Juli 2026 - 15:24 WIB

Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Pengecekan Ketahanan Pangan Warga

31 Juli 2026 - 10:12 WIB

Trending di Meranti