RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Malam di Lorong Gambir II, Kelurahan Tanjungpinang Kota, tampak lebih semarak dari biasanya. Vihara Cetiya Satya Dharma kembali menggelar sembahyang keselamatan tahunan, Selasa (8/7) malam, yang tidak hanya menjadi ajang ritual keagamaan, tetapi juga ruang pertemuan hangat lintas etnis dan lintas lapisan masyarakat.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyapa warga satu per satu dan tak sungkan berbincang santai dengan pedagang kaki lima yang turut meramaikan acara. Bahkan, ia membeli jajanan dari pelaku UMKM yang membuka lapak di sepanjang lorong menuju vihara.
Suasana penuh kehangatan terasa sepanjang malam. Kegiatan diisi dengan pertunjukan hiburan, pelelangan barang, dan interaksi akrab antara warga, tokoh masyarakat Tionghoa, dan jajaran pemerintah kota. Momen ini menjadi cerminan nyata keharmonisan sosial yang selama ini terjaga di Tanjungpinang.
Dalam kesempatan tersebut, Lis menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dinilainya memiliki nilai lebih dari sekadar tradisi.
“Kegiatan ini bukan hanya pelestarian budaya, tapi juga simbol kuatnya gotong royong dan silaturahmi antarwarga. Semangat seperti ini yang memperkuat identitas Tanjungpinang sebagai kota toleran,” kata Lis.
Ketua Yayasan Cetiya Satya Dharma, Yong Phu, turut mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Wali Kota dan jajarannya.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi doa bersama, tetapi juga sarana membangun kedekatan antara masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.
Acara turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Augus Raja Unggul, Kadis PUPR Rusli, Sekcam Tanjungpinang Kota Raja Muhammad Ruslan, dan Lurah Tanjungpinang Kota Febriyanto. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi simbol kerukunan dan kekuatan sosial warga Tanjungpinang. (RK9)
Editor: Dana Asmara







