Menu

Mode Gelap
Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau Dari Tipidkor ke Kapolres: Rekam Jejak Karir Kapolres Meranti ke-10 KKP Lakukan Survei Topografi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jemaja Timur Masuki Tahap Awal Jumat ASRI Jemaja Timur Libatkan Forkopimcam, Warga, dan Mahasiswa KKN UGM Bersihkan Lingkungan Desa Bukit Padi Camat Siantan Hadiri Buka Puasa Asyura dan Santunan Anak Yatim, Apresiasi Kepedulian Majelis Taklim Istiqomah HNSI Jemaja dan Kapolsek Perkuat Sinergi, Nelayan Diimbau Waspada Musim Angin Selatan

Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang Hadiri Sembahyang Keselamatan: Tradisi Lintas Etnis yang Eratkan Silaturahmi Warga

badge-check


					Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menghadiri sembahyang keselamatan di Vihara Cetiya Satya Dharma. F: Ist Perbesar

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menghadiri sembahyang keselamatan di Vihara Cetiya Satya Dharma. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Malam di Lorong Gambir II, Kelurahan Tanjungpinang Kota, tampak lebih semarak dari biasanya. Vihara Cetiya Satya Dharma kembali menggelar sembahyang keselamatan tahunan, Selasa (8/7) malam, yang tidak hanya menjadi ajang ritual keagamaan, tetapi juga ruang pertemuan hangat lintas etnis dan lintas lapisan masyarakat.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyapa warga satu per satu dan tak sungkan berbincang santai dengan pedagang kaki lima yang turut meramaikan acara. Bahkan, ia membeli jajanan dari pelaku UMKM yang membuka lapak di sepanjang lorong menuju vihara.

Suasana penuh kehangatan terasa sepanjang malam. Kegiatan diisi dengan pertunjukan hiburan, pelelangan barang, dan interaksi akrab antara warga, tokoh masyarakat Tionghoa, dan jajaran pemerintah kota. Momen ini menjadi cerminan nyata keharmonisan sosial yang selama ini terjaga di Tanjungpinang.

Dalam kesempatan tersebut, Lis menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dinilainya memiliki nilai lebih dari sekadar tradisi.

“Kegiatan ini bukan hanya pelestarian budaya, tapi juga simbol kuatnya gotong royong dan silaturahmi antarwarga. Semangat seperti ini yang memperkuat identitas Tanjungpinang sebagai kota toleran,” kata Lis.

Ketua Yayasan Cetiya Satya Dharma, Yong Phu, turut mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Wali Kota dan jajarannya.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi doa bersama, tetapi juga sarana membangun kedekatan antara masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.

Acara turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Augus Raja Unggul, Kadis PUPR Rusli, Sekcam Tanjungpinang Kota Raja Muhammad Ruslan, dan Lurah Tanjungpinang Kota Febriyanto. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi simbol kerukunan dan kekuatan sosial warga Tanjungpinang. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 26 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Natuna dan Anambas Waspada Cuaca Berubah Cepat

26 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 25 Juni 2026: Batam Berpotensi Petir, Tanjungpinang Berawan

25 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan

24 Juni 2026 - 00:01 WIB

Cuaca Kepri Selasa, 23 Juni 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

23 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Kepri Selasa 22 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

22 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau