RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis, 25 Juni 2026 didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan. Masyarakat di sejumlah daerah juga diimbau mewaspadai potensi hujan disertai petir yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG, Kota Tanjungpinang diperkirakan mengalami cuaca berawan sepanjang hari dengan suhu udara berkisar 26–28 derajat Celsius dan kelembapan udara antara 77–92 persen.
Di Kota Batam, cuaca berpotensi disertai petir dengan suhu udara 26–28 derajat Celsius dan kelembapan 78–91 persen. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat dan kilat pada periode tertentu.
Sementara itu, Kabupaten Bintan diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan dengan suhu udara berkisar 25–29 derajat Celsius. Kondisi cuaca relatif kondusif untuk aktivitas masyarakat, namun potensi hujan lokal tetap perlu diantisipasi.
Untuk Kabupaten Karimun, cuaca diperkirakan didominasi hujan ringan hingga berawan. Suhu udara berada pada kisaran 25–29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan cukup tinggi.
Di Kabupaten Lingga, BMKG memprakirakan potensi cuaca petir dengan suhu udara 24–28 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 97 persen. Kondisi ini berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Sementara Kabupaten Natuna diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan pada beberapa waktu dengan suhu udara berkisar 25–29 derajat Celsius. Aktivitas pelayaran dan nelayan diimbau memperhatikan perkembangan cuaca terbaru.
Adapun di Kabupaten Kepulauan Anambas, cuaca diperkirakan berawan dengan suhu udara antara 26–28 derajat Celsius dan kelembapan 79–81 persen. Kondisi cuaca secara umum relatif stabil meski peluang hujan ringan masih dapat terjadi.
BMKG mengimbau masyarakat Kepri untuk terus memantau informasi cuaca terkini, terutama bagi nelayan, operator transportasi laut, dan warga yang beraktivitas di luar ruangan. Perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat seiring dinamika atmosfer di wilayah perairan Kepulauan Riau. (red)







