Menu

Mode Gelap
Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau Dari Tipidkor ke Kapolres: Rekam Jejak Karir Kapolres Meranti ke-10 KKP Lakukan Survei Topografi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jemaja Timur Masuki Tahap Awal Jumat ASRI Jemaja Timur Libatkan Forkopimcam, Warga, dan Mahasiswa KKN UGM Bersihkan Lingkungan Desa Bukit Padi Camat Siantan Hadiri Buka Puasa Asyura dan Santunan Anak Yatim, Apresiasi Kepedulian Majelis Taklim Istiqomah HNSI Jemaja dan Kapolsek Perkuat Sinergi, Nelayan Diimbau Waspada Musim Angin Selatan

Tanjungpinang

Mantan Napi Bagi Makanan di Jalan, Mapijek Tanjungpinang Buktikan “Masa Lalu Bukan Akhir Segalanya”

badge-check


					Anggota Mapijek Tanjungpinang, turun langsung ke jalan dalam kegiatan sosial Jumat berkah. F: Ist Perbesar

Anggota Mapijek Tanjungpinang, turun langsung ke jalan dalam kegiatan sosial Jumat berkah. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Jalanan Kota Tanjungpinang menjadi saksi perubahan. Tujuh mantan narapidana yang tergabung dalam komunitas Mapijek (Mantan Napi Projek) turun langsung ke jalan pada Jumat (11/7/2025), bukan untuk mencari simpati, tetapi untuk berbagi.

Dalam aksi bertajuk Jumat Berkah, mereka membagikan bubur kacang hijau, kue, dan makanan ringan di Simpang Lampu Merah Batu 10. Hujan rintik yang sempat turun tidak menyurutkan semangat mereka untuk menebar kebaikan.

“Kami ingin membuktikan bahwa masa lalu bukan akhir dari segalanya. Kami bisa berubah, kami bisa memberi,” ujar Virza Octa Kurniawan, pendiri Mapijek Tanjungpinang.

Aksi sosial ini bukan hanya simbol kepedulian, tetapi juga bentuk perjuangan mereka melawan stigma negatif yang selama ini melekat pada eks narapidana. Dukungan dana berasal dari sumbangan pribadi para anggota serta Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, Bejo SH MH.

Setelah membagikan makanan di jalan, kegiatan dilanjutkan ke Lapas Narkotika Tanjungpinang. Di sana, Mapijek menyerahkan makanan kepada warga binaan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral terhadap proses rehabilitasi di dalam lapas.

Sebagai bentuk penghargaan, pihak lapas juga memberikan bantuan sosial kepada anggota Mapijek. “Reintegrasi sosial bukan tugas tunggal lembaga pemasyarakatan. Dibutuhkan kolaborasi luas dari semua sektor,” tambah Virza.

Mapijek berharap gerakan kecil ini menjadi percikan awal bagi perubahan besar. Mereka membuka ruang bagi kolaborasi yang nyata, bukan sekadar wacana, dalam pemberdayaan mantan narapidana. Harapannya, agar mantan narapidana diberi kesempatan kedua untuk hidup lebih baik, lebih bermakna, dan tetap bermanfaat bagi masyarakat. (Red)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 26 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Natuna dan Anambas Waspada Cuaca Berubah Cepat

26 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 25 Juni 2026: Batam Berpotensi Petir, Tanjungpinang Berawan

25 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan

24 Juni 2026 - 00:01 WIB

Cuaca Kepri Selasa, 23 Juni 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

23 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Kepri Selasa 22 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

22 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau