RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Jalanan Kota Tanjungpinang menjadi saksi perubahan. Tujuh mantan narapidana yang tergabung dalam komunitas Mapijek (Mantan Napi Projek) turun langsung ke jalan pada Jumat (11/7/2025), bukan untuk mencari simpati, tetapi untuk berbagi.
Dalam aksi bertajuk Jumat Berkah, mereka membagikan bubur kacang hijau, kue, dan makanan ringan di Simpang Lampu Merah Batu 10. Hujan rintik yang sempat turun tidak menyurutkan semangat mereka untuk menebar kebaikan.
“Kami ingin membuktikan bahwa masa lalu bukan akhir dari segalanya. Kami bisa berubah, kami bisa memberi,” ujar Virza Octa Kurniawan, pendiri Mapijek Tanjungpinang.
Aksi sosial ini bukan hanya simbol kepedulian, tetapi juga bentuk perjuangan mereka melawan stigma negatif yang selama ini melekat pada eks narapidana. Dukungan dana berasal dari sumbangan pribadi para anggota serta Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, Bejo SH MH.
Setelah membagikan makanan di jalan, kegiatan dilanjutkan ke Lapas Narkotika Tanjungpinang. Di sana, Mapijek menyerahkan makanan kepada warga binaan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral terhadap proses rehabilitasi di dalam lapas.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak lapas juga memberikan bantuan sosial kepada anggota Mapijek. “Reintegrasi sosial bukan tugas tunggal lembaga pemasyarakatan. Dibutuhkan kolaborasi luas dari semua sektor,” tambah Virza.
Mapijek berharap gerakan kecil ini menjadi percikan awal bagi perubahan besar. Mereka membuka ruang bagi kolaborasi yang nyata, bukan sekadar wacana, dalam pemberdayaan mantan narapidana. Harapannya, agar mantan narapidana diberi kesempatan kedua untuk hidup lebih baik, lebih bermakna, dan tetap bermanfaat bagi masyarakat. (Red)
Editor: Dana Asmara







