Menu

Mode Gelap
Kapal Harimau Buas Siak Gaungkan Spirit Al-Qur’an dan Warisan Kesultanan di MTQ Riau Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau Dari Tipidkor ke Kapolres: Rekam Jejak Karir Kapolres Meranti ke-10 KKP Lakukan Survei Topografi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jemaja Timur Masuki Tahap Awal Jumat ASRI Jemaja Timur Libatkan Forkopimcam, Warga, dan Mahasiswa KKN UGM Bersihkan Lingkungan Desa Bukit Padi Camat Siantan Hadiri Buka Puasa Asyura dan Santunan Anak Yatim, Apresiasi Kepedulian Majelis Taklim Istiqomah

Riau

Buka Lawang Tandai Dimulainya Musyawarah V LARM di Balai Adat LAMR Riau

badge-check


					Musyawarah V LARM di Balai Adat LAMR. Perbesar

Musyawarah V LARM di Balai Adat LAMR.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Musyawarah Besar V Lembaga Adat Rumpun Melayu (LARM) resmi dimulai dengan tradisi “Buka Lawang” di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, Sabtu (9/8/2025). Acara ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Riau.

Sekretaris Jenderal LARM, Depati Intan Mangkuto Alam Drs. H. Hatam Tafsir, MM, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan LAMR Provinsi Riau dan Pemerintah Provinsi Riau yang telah menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Beberapa agenda yang dibahas dalam musyawarah ini antara lain penentuan lokasi baru Sekretariat Bersama (Sekber) LARM dan pemilihan Ketua LARM yang baru,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya dan menekankan perlunya evaluasi dan perbaikan ke depan.

Berdasarkan data panitia, Musyawarah Besar V ini dihadiri oleh perwakilan dari tujuh provinsi dari total sepuluh provinsi yang berada di bawah naungan LARM. Provinsi yang hadir antara lain: Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Bengkulu. Sementara itu, Aceh dan Lampung belum dapat hadir dalam kesempatan kali ini.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Dr. Alfitra Salam, Prof. DR Datuk Zainal Abidin Burhan, dan Prof. Dr. Junaidi, dengan moderator Syaiful Anuar.

Musyawarah ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali peran dan sinergi antar-lembaga adat Melayu di wilayah barat Indonesia. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapal Harimau Buas Siak Gaungkan Spirit Al-Qur’an dan Warisan Kesultanan di MTQ Riau

28 Juni 2026 - 05:40 WIB

Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau

27 Juni 2026 - 15:03 WIB

Politik Nonagama

27 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sentuhan Humanis Polairud Polda Riau di Pesisir Siak: Salurkan Sembako hingga Bibit Pohon Lewat Program JALUR

26 Juni 2026 - 22:52 WIB

Haris Kampai Tetapkan Hariyanto Karim jadi Sekretaris PT SPR

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Trending di Riau