Menu

Mode Gelap
Kapal Harimau Buas Siak Gaungkan Spirit Al-Qur’an dan Warisan Kesultanan di MTQ Riau Robot Rama Sahabat Kami, Jam Pintar, dan Paper Wash Telang: Solusi Kreatif dan Inovatif Mendukung Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 65 Pekanbaru Riau Dari Tipidkor ke Kapolres: Rekam Jejak Karir Kapolres Meranti ke-10 KKP Lakukan Survei Topografi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jemaja Timur Masuki Tahap Awal Jumat ASRI Jemaja Timur Libatkan Forkopimcam, Warga, dan Mahasiswa KKN UGM Bersihkan Lingkungan Desa Bukit Padi Camat Siantan Hadiri Buka Puasa Asyura dan Santunan Anak Yatim, Apresiasi Kepedulian Majelis Taklim Istiqomah

Bintan

Bintan Siapkan Desa Tangguh Bencana, Dorong Anggaran “Mini Bomba” di Setiap Desa

badge-check


					Foto bersama rakor kesiapsiagaan bencana yang disejalankan dengan FGD. Perbesar

Foto bersama rakor kesiapsiagaan bencana yang disejalankan dengan FGD.

RiauKepri.com, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan mengambil langkah progresif dalam menghadapi ancaman bencana, dengan mendorong setiap desa memiliki fasilitas tanggap darurat seperti mini bomba untuk penanganan awal kebakaran maupun bencana lainnya. Langkah ini diungkapkan langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Focus Group Discussion (FGD) Kesiapsiagaan Bencana di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan, Selasa (12//2025).

Rakor yang melibatkan pemerintah daerah, BPBD, akademisi, dunia usaha, dan perwakilan masyarakat ini tidak hanya membahas strategi pengurangan risiko bencana, tetapi juga mengusung inovasi penggunaan teknologi untuk mitigasi. “Kunci kesiapsiagaan adalah kolaborasi. Semua pihak harus berperan, tidak hanya saat bencana terjadi, tapi juga pada tahap pencegahan dan peningkatan sarana prasarana,” tegas Roby.

Berdasarkan data BPBD Bintan, tahun 2024 terjadi 266 bencana, sementara hingga Juli 2025 sudah tercatat 151 kejadian. Jenis bencana yang sering terjadi di Bintan antara lain banjir, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, abrasi, kekeringan, dan kebakaran hutan dan lahan. Kondisi geografis membuat daerah ini rentan, sehingga edukasi kesiapsiagaan bagi masyarakat menjadi prioritas.

Sebagai wujud penguatan kapasitas, BPBD Bintan juga menandatangani kerja sama dengan STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang. Melalui kemitraan ini, akan dilakukan kajian dan penelitian mendalam untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan penanganan bencana yang lebih efektif dan terpadu.

Dengan langkah konkret seperti pengadaan mini bomba dan penguatan riset kebencanaan, Bintan menargetkan lahirnya desa-desa tangguh bencana yang siap melindungi warganya dari risiko yang mengancam kapan saja. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekda Bintan Ikuti Rakor Pematangan Analisis Tata Ruang Terkait Lahan TNI AL dan Masyarakat Tanjung Uban

25 Juni 2026 - 12:59 WIB

Bupati Roby Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sekda Bintan Buka Turnamen Bola Volly Desa Gunung Kijang Cup III Tahun 2026

25 Juni 2026 - 06:40 WIB

Hari Kewirausahaan Nasional 2026, Sekda Bintan : UMKM Tulang Punggung Perekonomian Kita

24 Juni 2026 - 18:53 WIB

Wakil Bupati Bintan Buka Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan Lanal Bintan di Gunung Kijang

23 Juni 2026 - 13:35 WIB

Trending di Bintan