Menu

Mode Gelap
Pasar Sosial Tetti Amalia Apresiasi Penanaman Jagung Serentak Polsek Jemaja, Perkuat Kemandirian Pangan Daerah Matangkan Persiapan Porprov Kepri 2026, Tarung Derajat Anambas Pasang Target Tiga Emas Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Jemaja Tanam Jagung di Lahan Petani Bukit Padi Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi Prakiraan Cuaca Kepri Ahad 7 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Bintan

Bintan Siapkan Desa Tangguh Bencana, Dorong Anggaran “Mini Bomba” di Setiap Desa

badge-check


					Foto bersama rakor kesiapsiagaan bencana yang disejalankan dengan FGD. Perbesar

Foto bersama rakor kesiapsiagaan bencana yang disejalankan dengan FGD.

RiauKepri.com, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan mengambil langkah progresif dalam menghadapi ancaman bencana, dengan mendorong setiap desa memiliki fasilitas tanggap darurat seperti mini bomba untuk penanganan awal kebakaran maupun bencana lainnya. Langkah ini diungkapkan langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Focus Group Discussion (FGD) Kesiapsiagaan Bencana di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan, Selasa (12//2025).

Rakor yang melibatkan pemerintah daerah, BPBD, akademisi, dunia usaha, dan perwakilan masyarakat ini tidak hanya membahas strategi pengurangan risiko bencana, tetapi juga mengusung inovasi penggunaan teknologi untuk mitigasi. “Kunci kesiapsiagaan adalah kolaborasi. Semua pihak harus berperan, tidak hanya saat bencana terjadi, tapi juga pada tahap pencegahan dan peningkatan sarana prasarana,” tegas Roby.

Berdasarkan data BPBD Bintan, tahun 2024 terjadi 266 bencana, sementara hingga Juli 2025 sudah tercatat 151 kejadian. Jenis bencana yang sering terjadi di Bintan antara lain banjir, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, abrasi, kekeringan, dan kebakaran hutan dan lahan. Kondisi geografis membuat daerah ini rentan, sehingga edukasi kesiapsiagaan bagi masyarakat menjadi prioritas.

Sebagai wujud penguatan kapasitas, BPBD Bintan juga menandatangani kerja sama dengan STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang. Melalui kemitraan ini, akan dilakukan kajian dan penelitian mendalam untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan penanganan bencana yang lebih efektif dan terpadu.

Dengan langkah konkret seperti pengadaan mini bomba dan penguatan riset kebencanaan, Bintan menargetkan lahirnya desa-desa tangguh bencana yang siap melindungi warganya dari risiko yang mengancam kapan saja. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar

6 Juni 2026 - 06:41 WIB

Bintan Matangkan Juinis Pilkades Serentak dan PAW Tahun 2026

5 Juni 2026 - 06:39 WIB

WTP ke-15 untuk Bintan, Roby Kurniawan Apresiasi Kerja Kolektif Seluruh OPD

3 Juni 2026 - 06:18 WIB

RTLH 2027 Fokus di Tambalen, Disperkim Bintan Lakukan Verifikasi Tepat Sasaran

3 Juni 2026 - 00:26 WIB

Kemenkum Kepri Berikan Piagam ke Bupati Bintan, Desa Pengudang Jadi Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual

2 Juni 2026 - 14:44 WIB

Trending di Bintan