“Hati adalah rumah dan rumah sejati setiap hati adalah Allah”
Tentang Hati
Ya Allah,
ajarilah hati ini untuk tak lagi berlabuh pada yang fana.
Biarlah ia jatuh,
tapi selalu jatuh ke dalam dekapanMu.
Jika ia rindu,
biarlah rindunya hanya pada wajahMu.
Jika ia takut,
biarlah takutnya hanya pada murkaMu.
Jika ia berharap,
biarlah harapnya hanya pada rahmatMu.
Hati ini lemah,
dan aku tak ingin menaut pada siapa pun,
kecuali padaMu,
sebab Tuhan yang tak pernah meninggalkan hambaNya.
Subhanallah
Subhanallah…
Maha Suci Engkau, ya Allah,
dari segala yang manusia sangkakan,
dari segala yang lidah tak sanggup menggambarkan.
Engkau tak tersentuh oleh lemah,
tak tersentuh oleh lupa,
tak tersentuh oleh letih,
sementara aku
hanya segumpal rapuh yang sering jatuh.
Subhanallah…
Setiap helai daun yang gugur,
setiap bintang yang berkelip,
setiap napas yang berhembus,
semuanya bertasbih,
menyucikan nama-Mu tanpa jeda.
Maka biarlah hatiku pun ikut larut,
menyebut-Mu dengan malu yang dalam:
“Ya Allah, Engkau Maha Suci”
Subhanallah…
Kalimat ini bukan sekadar di bibir,
ia adalah pengakuan cinta
bahwa hanya Engkau yang sempurna,
dan aku hanyalah hamba yang berharap keridoaan suciMu.
Taslim
Ya Allah,
aku letakkan seluruh gelisah di pangkuanMu
aku biarkan Engkau yang menulis takdirku
sebab setiap hurufMu adalah rahmat
meski kadang aku membacanya dengan air mata
Ajari aku pasrah bukan karena lemah,
tapi karena percaya,
bahwa Engkau tak pernah menzalimi hamba yang mencintaiMu
Bila Engkau memberi, aku bersyukur
Bila Engkau menahan, aku bersabar
Bila Engkau memanggil,
semoga hatiku telah benar-benar pulang kepadaMu
Hang Kafrawi adalah nama pena Muhammad Kafrawi, dosen Program Studi Sastra Indonesia, FIB Unilak







