RiauKepri.com, BATAM – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Anwar Anas, menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Batam menjadi bukti nyata kolaborasi strategis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kunjungan kerja Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD yang dipimpin Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo di Sambau, Kecamatan Nongsa, Selasa (19/8/2025). Hadir pula Wali Kota Batam Amsakar Achmad, jajaran Forkopimda, dan tokoh masyarakat setempat.
Menurut Anwar Anas, TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wadah kebersamaan yang memperkuat solidaritas sosial warga Batam. Ia bahkan turut menyerahkan bantuan bagi warga sebagai bentuk dukungan terhadap program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“TMMD ini memperlihatkan wajah kolaboratif kita. Ada TNI, pemerintah, DPRD, dan masyarakat yang berjalan bersama. Inilah model pembangunan yang harus terus kita dorong,” ujar Anwar.
Tim Wasev Pusterad yang meninjau sejumlah lokasi menilai capaian TMMD di Batam berhasil dengan baik. Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo menyampaikan apresiasi terhadap Kodim 0316/Batam dan masyarakat yang telah bersama-sama menyelesaikan sasaran fisik maupun kegiatan sosial.
“TMMD adalah wujud nyata sinergitas TNI, pemerintah daerah, dan rakyat. Hasilnya harus benar-benar memberi dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Brigjen Heri.
Program TMMD ke-125 di Batam memang tidak hanya menghadirkan infrastruktur berupa jalan yang sudah selesai 100 persen, tetapi juga membawa program sosial seperti bantuan sembako, dukungan untuk anak stunting, pasar murah, hingga penanaman pohon.
Dansatgas TMMD yang juga Dandim 0316/Batam, Letkol Arh Yan Eka Putra, menyampaikan keberhasilan program tak lepas dari dukungan penuh semua pihak. “Kebersamaan inilah yang membuat TMMD berhasil. Semoga hasilnya bermanfaat dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.
Masyarakat setempat pun merasakan langsung manfaatnya. Ketua RT 03 Kavling Sambau IV, Muhammad Erwin Dalimunthe, menyampaikan rasa terima kasih karena kampung mereka kini memiliki akses jalan yang lebih baik. “Semoga program seperti ini bisa kembali hadir untuk desa-desa lain,” katanya.
Dengan capaian tersebut, DPRD Batam menilai TMMD dapat menjadi role model pembangunan berbasis kebersamaan, di mana seluruh elemen bergandengan tangan untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan. (RK6)







