Menu

Mode Gelap
Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu  Pelarian Berakhir, DPO Kasus Sabu Diciduk di Lintas Duri–Dumai Kecamatan Bathin Solapan Tempat Rawan Narkoba Disasar Polisi, Pengedar Sabu-Ganja Berhasil Diringkus Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Tanjungpinang

Intress Dorong Sinergi Pusat-Daerah, UMKM Kepri Jadi Fokus Penguatan Ekonomi

badge-check


					Dialog Ekonomi dan Sektor Keuangan bahas perkembangan ekonomi di daerah. F: Ist Perbesar

Dialog Ekonomi dan Sektor Keuangan bahas perkembangan ekonomi di daerah. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Forum Indonesian Treasury (Intress) yang digagas Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan, kembali hadir di Kepulauan Riau dengan agenda membangun sinergi sektor keuangan. Dialog ekonomi yang digelar di Aula Gedung Kanwil DJPb Kepri, Selasa (2/9/2025), menyoroti penguatan UMKM dan inklusi keuangan sebagai kunci pertumbuhan ekonomi daerah.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah pusat, daerah, perbankan, dan pelaku usaha.
“Dialog ini bukan hanya diskusi, tetapi ruang mencari solusi bersama untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Hasilnya diharapkan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Forum Intress kali ini membedah sejumlah isu strategis, mulai dari penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), pemetaan data UMKM, hingga pemanfaatan teknologi dalam sistem credit scoring. Pemerintah pusat mendorong daerah agar lebih proaktif dalam memperluas akses pembiayaan serta menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif.

Zulhidayat menambahkan, UMKM memiliki peran vital sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Dukungan akses pembiayaan yang lebih luas diyakini mampu mendorong pertumbuhan usaha kecil sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“UMKM yang kuat berarti ekonomi lokal semakin tangguh. Perlu kerja sama lintas sektor agar potensi besar ini tidak hanya berhenti di wacana, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata,” tegasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan teknis mengenai strategi literasi dan inklusi keuangan, rancangan besar pemberdayaan UMKM, hingga mekanisme satu data UMKM. Diskusi interaktif yang berlangsung memperlihatkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keuangan sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi Kepri lebih merata. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRK Syariah Dampingi ASN Pra Pensiun dan Pensiunan Tanjungpinang-Bintan dalam Ramah Tamah dan Layanan Syariah

13 April 2026 - 16:02 WIB

Yayasan Muallaf Bersatu Kepri, BAZNAS dan Muslim Karo Tanjungpinang kolaborasi bantu Ibnu Sabil terlantar di Tanjungpinang

9 April 2026 - 19:12 WIB

HMI Tanjungpinang–Bintan Soroti Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andri Yunus, Desak Pelaku Diadili di Peradilan Umum

7 April 2026 - 06:35 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 5 April 2026: Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

5 April 2026 - 06:25 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri, Sabtu 4 April 2026: Sebagian Wilayah Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

4 April 2026 - 07:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau