Menu

Mode Gelap
Masyarakat Adat Rantau Kasai Mengadu ke LAMR, Berharap Keadilan atas Lahan Ulayat PNBP Tembus Rp10,4 Triliun, Imigrasi Era Yuldi Yusman Catat Rekor dan Perketat Pengawasan WNA Dikejar Hingga ke Papua, Polisi Meranti Ringkus Tersangka Pencabulan Milad ke-60 BRK Syariah, Mantan Direksi Tekankan Penguatan SDI dan Teknologi Kapolda Riau Pantau Upaya Pemadaman Karhutla di Dumai, Pastikan Kesiapan Peralatan dan Sinergitas Pemkab Bengkalis Taja Ramah Tamah Bersama Kajati Riau

Meranti

Warga Meranti Hilang Saat Motong Karet, Pencarian Masih Dilakukan

badge-check


					Warga Meranti Hilang Saat Motong Karet, Pencarian Masih Dilakukan Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Seorang warga Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dilaporkan hilang saat pergi menoreh getah (motong karet) pada Sabtu (6/9/2025) pagi. Korban diketahui bernama Darwis alias Koyan (72), warga Jalan Sentosa.

Menurut keterangan keluarga, Koyan berangkat ke kebun karet bersama istrinya, Sutini (67), dan anaknya, Marsinah (34), sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam perjalanan, Koyan sempat berhenti di pinggir jalan dekat kebun untuk buang air besar (BAB), sementara istri dan anaknya melanjutkan perjalanan.

Tak lama setelah itu, Sutini mendengar suara sepeda motor milik suaminya meninggalkan lokasi. Ia mengira Koyan akan menyusul ke kebun yang berada di antara Sungai Kulu dan Sungai Tenan. Namun hingga selesai menoreh getah, Koyan tak kunjung muncul.

Merasa khawatir, Sutini dan Marsinah pulang ke rumah. Namun sesampainya di rumah, Koyan tidak ada. Keluarga lalu kembali ke kebun untuk mencari, dan hanya menemukan sepeda motor serta pakaian milik korban.

Sekitar pukul 14.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Maini Darul Aman, M. Safuan. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Tebingtinggi Barat, dan aparat kepolisian dipimpin Ps. Kanit Binmas Aiptu Suharyadi langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama warga.

Pencarian intensif dilanjutkan pada Minggu pagi (7/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, dipimpin oleh Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M. Khardafi, yang diwakili Kabid Logistik BPBD, Ardath, S.IP.

“Hilangnya korban sudah lebih dari 24 jam, maka pagi ini kami lakukan pencarian gabungan,” ujar Ardath kepada wartawan, Minggu siang.

Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, membenarkan adanya operasi pencarian orang hilang tersebut.

“Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Polsek Tebingtinggi Barat, serta masyarakat terus melakukan upaya pencarian,” ujarnya.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban untuk segera melapor ke aparat setempat. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dikejar Hingga ke Papua, Polisi Meranti Ringkus Tersangka Pencabulan

2 April 2026 - 13:48 WIB

Rekrutmen Polri 2026 Di Mulai Polres Meranti Pastikan Proses Tranparan dan Akuntabel

1 April 2026 - 17:20 WIB

DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan

30 Maret 2026 - 18:59 WIB

Respons Cepat Polsek Rangsang Atasi Titik Api di Desa Tanjung Bakau

26 Maret 2026 - 14:16 WIB

Layanan Disdukcapil Meranti Tetap Prima Usai Libur Lebaran

25 Maret 2026 - 12:21 WIB

Trending di Meranti