RiauKepri.com, KEPULAUAN RIAU– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin, 27 Oktober 2025, akan didominasi hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan disertai petir dan angin kencang terutama di wilayah perairan.
Untuk Kota Tanjungpinang, cuaca diperkirakan berawan pada pagi hari dan berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang hingga malam hari. Suhu udara berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 90 persen.
Di Kota Batam, kondisi cuaca juga diprediksi berawan dan berpotensi hujan lokal pada sore hari. Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 10 hingga 25 km/jam. Aktivitas di luar ruangan disarankan dilakukan pada pagi hari untuk menghindari hujan pada sore dan malam hari.
Sementara itu, wilayah Kabupaten Bintan berpotensi mengalami hujan sedang pada siang hari, terutama di wilayah pesisir utara. Suhu udara maksimum diperkirakan mencapai 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang tinggi.
Untuk Kabupaten Karimun, BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan pada pagi hari dan hujan ringan pada sore hari. Meski demikian, jarak pandang di laut cukup baik, sehingga aktivitas pelayaran masih relatif aman.
Di Kabupaten Lingga, cuaca cenderung berawan tebal disertai potensi hujan sedang hingga lebat pada siang menjelang sore. Masyarakat dan nelayan diimbau waspada terhadap angin kencang yang dapat menyebabkan gelombang tinggi di perairan Lingga bagian selatan.
Sementara itu, Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas diprediksi mengalami cuaca kurang bersahabat. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi sepanjang hari, disertai angin kencang hingga 30 km/jam. Ketinggian gelombang di perairan Natuna Utara dapat mencapai 2,5 meter, sehingga BMKG mengimbau nelayan dan kapal kecil menunda aktivitas melaut.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan informasi cuaca terkini, terutama bagi yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan. Potensi perubahan cuaca masih tinggi seiring peralihan musim dan pengaruh tekanan udara dari utara. (Red)







