Menu

Mode Gelap
Penjambret Amplop Anak Yatim di Pekanbaru Ditangkap, Luka Lebaran Kini Terobati Dorong Urgensi Penegasan Batas Wilayah, Pemkab Kepulauan Meranti Agendakan Pembahasan ke DPR RI Bupati Asmar Buka Sosialisasi Pascasarjana UMRAH di Meranti Bupati Bengkalis Sampaikan Harapan dan Doa Terbaik untuk BRK Syariah di Usia ke-60 QRIS BRK Syariah Permudah Seluruh Pembayaran di Universitas Riau, dari PMB hingga Yudisium Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 6 April 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang

Pekanbaru

Suasana Kantor Gubri Membeku Saat Tim KPK Datang

badge-check


					KPK saat melakukan pemggeledahan mobil dinas. F: Net Perbesar

KPK saat melakukan pemggeledahan mobil dinas. F: Net

RiauKepri.com, PEKANBARU– Senin siang yang biasanya riuh oleh langkah pegawai dan suara tawa ringan di koridor Kantor Gubernur Riau, mendadak berubah tegang. Sekitar pukul 11.00 WIB, tujuh mobil berpelat dinas memasuki halaman utama. Dari salah satunya, turun sejumlah petugas berseragam dengan wajah serius. Tak ada teriakan, tak ada pengumuman. Hanya isyarat singkat dari petugas keamanan, meminta orang-orang menjauh.

Dalam hitungan menit, halaman kantor pemerintahan itu berubah seperti zona tertutup. Petugas Brimob bersenjata lengkap berjaga di setiap akses pintu. Beberapa ASN yang tadinya tengah beranjak ke kantin memilih berhenti di tangga. “Yang digeledah ruang kerja Pak Gubernur,” bisik seorang pegawai, suaranya pelan, nyaris seperti takut terdengar dinding.

Kantor yang Mendadak Sepi

Di dalam gedung utama, aktivitas berhenti. Pintu-pintu ruangan tertutup, telepon kantor jarang berdering. Di parkiran, mobil dinas Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Sekdaprov Riau Syahrial Abdi menjadi pusat perhatian. Dua mobil itu tak lagi sekadar kendaraan dinas, melainkan saksi bisu yang kini turut diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Beberapa penyidik tampak membuka bagasi dan membawa keluar tumpukan dokumen, buku agenda, serta satu kotak kecil berwarna cokelat. Sekitar 15 menit kemudian, sebagian dokumen dikembalikan ke mobil Plt Gubernur. Namun, dari mobil dinas Sekdaprov, dokumen yang diambil tidak lagi dibawa masuk. Tak ada keterangan resmi tentang isi dokumen itu, hanya wajah-wajah serius di balik rompi hitam bertuliskan “KPK”.

“Rasanya jantung ikut kencang,” ujar seorang pegawai perempuan yang berdiri di bawah rindang pohon. “Kantor ini seperti kehilangan suaranya.”

Sinar Terik, Hati Gelisah

Di teras kantor, deretan mobil Inova hitam berjajar rapat, nyaris menutup jalan masuk. Sinar matahari yang terpantul dari kap mobil menambah silau siang itu. Namun tidak ada yang berani melintas. Seorang petugas keamanan hanya menggeleng setiap kali ditanya wartawan yang menunggu di luar pagar.

Jam dinding di lobi menunjuk pukul 14.30 WIB. Sudah tiga jam lebih tim penyidik berada di dalam gedung. Tak satu pun pejabat memberikan keterangan. Di luar, beberapa ASN duduk bersandar di anak tangga, menatap kosong ke arah pintu utama yang dijaga ketat.

Jejak Kasus yang Membayangi

Penggeledahan hari itu disebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Sebelumnya, KPK telah menetapkan Abdul Wahid bersama dua nama lain, Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau M. Arif Setyawan dan anggota DPRD Riau Dani M. Nursalam sebagai tersangka.

Tim antirasuah juga telah menyisir kediaman pribadi Abdul Wahid di Jalan Diponegoro, Kamis (6/11), disusul rumah Dani keesokan harinya. Namun hari ini, langkah mereka memasuki kantor gubernur menjadi puncak perhatian masyarakat.

“Biasanya kalau KPK sudah datang, semua orang berhenti bicara,” ujar seorang staf muda dengan suara nyaris berbisik.

Di tengah terik dan ketegangan itu, waktu seakan melambat. Di ruang-ruang kantor yang biasanya sibuk dengan berkas dan rapat, kini hanya tersisa diam dan tatapan waswas dari mereka yang menunggu, entah apa yang akan keluar dari balik pintu tempat penyidik bekerja. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penjambret Amplop Anak Yatim di Pekanbaru Ditangkap, Luka Lebaran Kini Terobati

6 April 2026 - 16:59 WIB

QRIS BRK Syariah Permudah Seluruh Pembayaran di Universitas Riau, dari PMB hingga Yudisium

6 April 2026 - 08:32 WIB

Patriot Merbau

5 April 2026 - 09:07 WIB

Cermin Mahmud

4 April 2026 - 07:19 WIB

PT. BSP Raih Penghargaan Mitra Zakat Perusahaan Terbaik dari Baznas Siak

3 April 2026 - 10:53 WIB

Trending di Pekanbaru