Menu

Mode Gelap
Arah Politik Luar Negeri Indonesia Bupati Afni Antar 257 CJH Siak Bertolak Menuju Batam Pengedar Sabu Digulung di Mandau, Penangkapan Beruntun di Pematang Pudu dan Duri Timur DPO Sabu Dibekuk di Jalan Damai Gajah Sakti, Polsek Mandau Amankan 3 Paket Narkotika PPM Manajemen Serahkan Hasil Asesmen, Ini Dua Nama Skor Tertinggi Calon Dirut BSP Pemilihan Duta Genre Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2026

Tanjungpinang

UMRAH Gelar Edukasi Stunting dan Pelatihan Olahan Ikan Lewat Program PKM DRTPM 2025

badge-check


					LPPM UMRAH, laksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan di Balai Desa Pengujan, Kabupaten Bintan. F: Ist Perbesar

LPPM UMRAH, laksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan di Balai Desa Pengujan, Kabupaten Bintan. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Kompetitif Nasional yang didanai melalui hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) KEMDIKTISAINTEK Tahun Anggaran 2025, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), telah melaksanakan rangkaian kegiatan sosialisasi dan pelatihan di Balai Desa Pengujan pada 15-16 November 2025.

Kegiatan ini mengangkat tema pemanfaatan potensi lokal hasil perikanan sebagai upaya pencegahan stunting. Sosialisasi disampaikan oleh Adam, Fernando, S.Pd.,M.Pd selaku anggota tim, turut hadir mitra pengabdian ibu-ibu PKK sekalugus kader posyandu Dalam pemaparannya, Adam menyampaikan.

“Pemanfaatan ikan lokal sebagai sumber protein merupakan langkah penting untuk meningkatkan gizi keluarga. Ibu-ibu sebagai penggerak utama rumah tangga perlu memahami bahwa pencegahan stunting dimulai dari pemilihan bahan pangan yang bergizi dan mudah diolah.”

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan ikan menjadi menu cemilan sehat, seperti nugget sayur, rolade ikan, dan fish roll. Ibu-ibu PKK sekaligus kader posyandu Desa Pengujan mengikuti kegiatan dengan sangat antusias.

Para kader mengaku pelatihan ini sangat membantu, karena mereka memiliki tugas untuk menyusun menu stunting setiap bulan di tiga posyandu Desa Pengujan.

Ketua pelaksana PKM, Haidawati, S.Pi., M.Si, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas ibu-ibu sebagai pilar utama tumbuh kembang anak.

Ia menyatakan, “Kami ingin para ibu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyediakan makanan sehat berbasis potensi lokal. Lebih jauh, kami berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti pada peningkatan gizi keluarga, tetapi juga membuka peluang usaha jajanan sehat yang dapat menambah pendapatan rumah tangga.”

Sementara itu, R. Marwita Sari Putri, S.Pi., M.Si selaku anggota tim, menambahkan bahwa kegiatan ini juga diharapkan dapat mengubah mitra non-produktif menjadi mitra produktif.

“Ibu-ibu di desa ini memiliki potensi besar. Dengan keterampilan baru yang diberikan, mereka dapat berkreasi dan menghasilkan produk pangan sehat bernilai jual,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Tim PKM UMRAH berharap terjalin keberlanjutan program dan pendampingan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam menciptakan inovasi menu sehat berbahan ikan lokal.

Dengan terlaksananya kegiatan ini ,Tim PKM UMRAH berharap terjalin keberlanjutan program dan pendampingan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam menciptakan inovasi menu sehat berbahan ikan lokal. Selain itu, harapannya juga aset teknologi dan inovasi yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mitra. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penari Belia sampai Lansia Ikut Menari Satu Jam Tanpa Henti

30 April 2026 - 06:33 WIB

Misni Resmi Jadi Sekda, Tonggak Baru Kepemimpinan Perempuan di Kepri

28 April 2026 - 07:53 WIB

Gubernur Ansar Lantik Misni sebagai Sekda Definitif Kepri, Perempuan Pertama Pegang Tongkat Komando Birokrasi

27 April 2026 - 13:08 WIB

Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat

26 April 2026 - 16:31 WIB

Eks DPRD Tanjungpinang Minta Perlindungan Usai Diancam

23 April 2026 - 17:27 WIB

Trending di Tanjungpinang