Menu

Mode Gelap
Dikejar Hingga ke Papua, Polisi Meranti Ringkus Tersangka Pencabulan Milad ke-60 BRK Syariah, Mantan Direksi Tekankan Penguatan SDI dan Teknologi Kapolda Riau Pantau Upaya Pemadaman Karhutla di Dumai, Pastikan Kesiapan Peralatan dan Sinergitas Pemkab Bengkalis Taja Ramah Tamah Bersama Kajati Riau Anggota DPRD Kota Batam Mulai Laksanakan Reses Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Ranperda LAM, Targetkan Rampung Tepat Waktu

Batam

Pertama Digelar di Batam, Nadim Festival Diramaikan 100 Peserta

badge-check


					Flyer  Nadim Festival. Perbesar

Flyer Nadim Festival.

RiauKepri.com, BATAM — Lebih dari 100 peserta dari dalam dan luar negeri akan meramaikan Nadim Festival pada 4—6 April 2026 di Kota Batam. Meski kali pertama digelar tahun ini, Nadim Festival sudah menarik antusiasme pegiat sastra dari dalam dan luar negeri.

Husnizar Hood, inisiator Nadim Festival, menyebutkan lebih dari 80 persen peserta berasal dari negeri jiran, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei. “Sisanya datang dari Jakarta, Pekanbaru, bahkan sampai dari Kalimantan Selatan,” jelasnya, Selasa (31/3).

Antusiasme tinggi ini, sambung Husnizar, sudah terasa sejak awal tahun ketika gelaran festival diumumkan ke publik. Suatu fakta yang mengejutkan sekaligus menjadi sinyalemen positif bahwa sastra, jika diberdayakan lebih kreatif, bisa turut mendukung program kepariwisataan daerah.

“Selama ini orang hanya menganggap sastra berada di atas kertas, ternyata tidak. Sastra bahkan bisa ikut menambah kunjungan wisman,” ucap Husnizar.

Dari informasi yang diterima, Nadim Festival 2026 akan dipusatkan di area Museum Raja Ali Haji, Dataran Engku Putri, di Batam Centre lewat gelaran parade pembacaan puisi selama dua malam. Tidak hanya itu, akan ada juga tur budaya yang diikuti oleh seluruh peserta dan bedah buku di laman Rumahitam, Sekupang.

Fenomena antusiasme Nadim Festival 2026 juga disambut gembira oleh penyair yang tinggal di Batam, Tarmizi Rumahitam. Menurutnya, selama ini kegiatan-kegiatan sastra di Batam kurang mendapat tempat karena dirasa tidak punya daya tarik. Namun, Nadim Festival berhasil mematahkan anggapan tersebut.

“Banyak orang lupa bahwa Batam dan sastra sebenarnya tidak pernah jauh, tapi banyak dari kita tidak mengambil berat soal ini,” kata Tarmizi.

Kondisi geografis serta akses memadai Kota Batam dengan negara jiran, kata Tarmizi, adalah potensi yang bisa dimanfaatkan untuk mempererat jalinan pergaulan pegiat sastra dua negara ini.

“Setidaknya Nadim Festival sudah membuktikannya. Mari kita kembali merayakan sastra di Batam,” tutup Tarmizi. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPRD Kota Batam Mulai Laksanakan Reses

2 April 2026 - 08:09 WIB

Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Ranperda LAM, Targetkan Rampung Tepat Waktu

2 April 2026 - 08:04 WIB

Mulai Berlaku, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi

1 April 2026 - 13:33 WIB

Pansus LKPj Mulai Susun Jadwal Kerja

31 Maret 2026 - 20:27 WIB

Sempurnakan Ranperda LAM, Pansus DPRD Rapat dengan Tim Hukum Pemko

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Batam