Menu

Mode Gelap
Diterima di 13 Kampus Luar Negeri, Siswa MAN 2 Pekanbaru Kejar Beasiswa Demi Ringankan Orangtua ‎Kebijakan Dinkes Dipertanyakan, Tenaga PPPK Puskesmas Justru Bertugas di RSUD ‎Warga Heran, PPPK Formasi Puskesmas Malah Bertugas di RSUD Jemaja WFH Setiap Rabu, Bupati Siak Tekankan Tidak ada Pelayanan yang Terganggu Disaksikan Menteri LH, Bupati Siak Teken MoU PSEL Mengubah Sampah jadi Listrik Polres Meranti Berhasil Ciduk 2 Orang Penyalahgunaan BBM Solar Subsidi

Anambas

Kembali Ukir Prestasi, Jurnalis TVRI Luncurkan Buku Antologi Puisi Bersama Penulis se-ASEAN

badge-check


					Muhammat Ramadan. (Foto: dok) Perbesar

Muhammat Ramadan. (Foto: dok)

‎‎Riaukepri.com, ANAMBAS – Jurnalis Telivisi Republik Indonesia (TVRI), Muhammat Ramadan, kembali menunjukkan taji di dunia literasi melalui peluncuran buku terbaru bertajuk Antologi Puisi Dalam Cahaya Ramadan. Karya ini merupakan hasil kolaborasi bersama 181 penulis dari berbagai negara di kawasan ASEAN.

‎Prestasi ini menambah deretan pencapaian sosok yang akrab disapa Rama tersebut. Sebelumnya, ia telah mencatatkan namanya dalam sejarah literasi dengan meraih Rekor MURI melalui buku Antologi Puisi Asia yang ditulis bersama 2.023 penulis lainnya.

‎Bagi Rama, menulis puisi bukan sekadar hobi, melainkan sebuah misi. Memegang teguh motto hidup untuk selalu berbagi wawasan tentang kehidupan melalui bait-bait puisi, ia memiliki ambisi besar untuk terus memperdalam ilmu di bidang ini.

‎”Saya ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa menulis puisi itu sangat menarik dan menyenangkan,” ujar Rama dengan penuh semangat.

‎Keberhasilan ini tidak lepas dari peran penting Azrizal Nur, tokoh penggagas di balik Perkumpulan Rumah Seni Asnur (Perruas). Rama mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bimbingan dan pembinaan yang diberikan selama ini hingga ia mampu meraih berbagai prestasi bergengsi.

‎”Saya sangat bersyukur telah dikenalkan dengan Dato’k Azrizal Nur sebagai guru sekaligus pembimbing dalam menulis puisi. Saya berdoa semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang, sehingga dapat terus mencetak generasi muda penulis puisi di Indonesia dan Asia,” ungkap Rama.

‎Kebahagiaan dan rasa bangga terpancar jelas dari raut wajah Rama. Selalu dilibatkan dalam proyek-proyek buku yang diterbitkan oleh Perruas menjadi motivasi tersendiri baginya. Ia berharap, keterlibatan ini dapat terus berlanjut di masa depan guna melahirkan karya-karya puisi yang mampu dikenal hingga ke berbagai belahan dunia.

‎Kehadiran buku Antologi Puisi Dalam Cahaya Ramadan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pemuda, khususnya di wilayah Kepulauan Riau, untuk tidak ragu mengekspresikan diri melalui karya tulis dan melestarikan budaya literasi di tingkat internasional. (RK 15)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

‎Kebijakan Dinkes Dipertanyakan, Tenaga PPPK Puskesmas Justru Bertugas di RSUD

7 April 2026 - 20:40 WIB

‎Warga Heran, PPPK Formasi Puskesmas Malah Bertugas di RSUD Jemaja

7 April 2026 - 19:48 WIB

‎Camat Mudahir: MEB Day Jemaja Siap Jadi Agenda Rutin Bulanan

5 April 2026 - 21:29 WIB

‎Camat Jemaja Dorong UMKM Lewat MEB DAY, Siap Hadirkan Pasar Kaget

5 April 2026 - 21:25 WIB

‎Buka Turnamen Sepak Bola di Kuala Maras, Ini Pesan Penting Saidina

4 April 2026 - 11:43 WIB

Trending di Anambas