RiauKepri.com, KEPULAUAN RIAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu, 29 April 2026, didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah daerah.
Secara umum, cuaca di wilayah Kepri pada pagi hari berpotensi cerah berawan hingga berawan. Namun memasuki siang hingga sore hari, hujan diperkirakan mulai turun di beberapa kabupaten dan kota.
Di Kota Tanjungpinang, cuaca pagi hari diperkirakan berawan, sementara siang hingga sore berpotensi hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi.
Sementara itu, di Kota Batam, kondisi cuaca diprediksi serupa, yakni cerah berawan pada pagi hari dan berpotensi hujan ringan pada siang hingga sore. Angin bertiup dengan kecepatan sedang dari arah selatan.
Untuk wilayah Bintan, cuaca diprakirakan berawan di pagi hari dan hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi genangan di beberapa titik.
Di Kabupaten Karimun, hujan ringan diperkirakan turun sejak siang hingga malam hari, disertai angin dengan intensitas sedang. Kondisi laut relatif aman bagi aktivitas pelayaran lokal.
Wilayah Lingga diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang pada siang hari, dengan potensi berlanjut hingga malam. Suhu udara cenderung stabil dengan kelembapan tinggi.
Sementara itu, di Kabupaten Natuna, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi disertai angin yang cukup kencang. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh nelayan dan pengguna transportasi laut.
Untuk wilayah Kepulauan Anambas, cuaca diprakirakan hujan ringan hingga sedang sejak siang hari. Gelombang laut berpotensi meningkat, terutama di perairan terbuka.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun di sektor kelautan.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan informasi cuaca terbaru yang terus diperbarui guna mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti banjir lokal maupun gangguan transportasi.
Dengan kondisi cuaca yang cenderung dinamis ini, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalisir risiko yang dapat terjadi di wilayah Kepulauan Riau. (red)







