RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kontingen Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Garuda Tanjungpinang. Dalam ajang bergengsi Walikota Cup 2026 yang berlangsung pada 10–12 April 2026 lalu, para atlet muda binaan Rayon Garuda tampil luar biasa dengan menyapu bersih sejumlah kategori utama dan membawa pulang lima gelar prestisius sekaligus.
Capaian gemilang tersebut menjadikan SH Terate Rayon Garuda sebagai salah satu kontingen paling dominan dalam kompetisi pencak silat tingkat daerah tahun ini. Tidak hanya unggul dari segi teknik dan mental bertanding, para atlet juga dinilai mampu menunjukkan sportivitas serta karakter pendekar yang menjadi ciri khas ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate.
Adapun lima penghargaan utama yang berhasil diraih Kontingen SH Terate Rayon Garuda meliputi:
1. Juara Umum Kategori Usia Dini
2. Juara Umum Pra-Remaja
3. Juara Umum Seleksi POPDA
4. Juara Umum Team Favorit
5. Pesilat Terbaik Putra Pra-Remaja
Keberhasilan tersebut menjadi catatan emas tersendiri bagi perjalanan pembinaan atlet di lingkungan Rayon Garuda. Di tengah persaingan ketat antarperguruan dan klub pencak silat se-Kota Tanjungpinang dan Kepulauan Riau, para atlet muda Rayon Garuda mampu tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final.
Sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian tersebut, pengurus SH Terate Rayon Garuda akan menggelar kegiatan bertajuk “Malam Tasyakuran Juara Umum SH Terate Rayon Garuda” pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Lapangan SH Terate Rayon Garuda, Jalan Hang Lekir Gang Louhan, Kampung Bangun Rejo, Tanjungpinang Timur.
Acara tersebut direncanakan menjadi momentum silaturahmi sekaligus apresiasi kepada para atlet, pelatih, orang tua siswa, dan seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap proses pembinaan pencak silat di Rayon Garuda.
Ketua SH Terate Rayon Garuda, Ahmad Taufiq Hidayatullah, mengatakan bahwa kemenangan ini bukan hanya soal trofi dan gelar juara, melainkan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui kedisiplinan, latihan keras, dan kebersamaan seluruh keluarga besar PSHT.
“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, disiplin tinggi, dan doa yang tak pernah putus. Prestasi ini bukan hanya milik atlet yang bertanding, tetapi juga milik para pelatih, orang tua, pengurus, dan seluruh keluarga besar SH Terate yang terus mendukung perjuangan anak-anak kami,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Utama Atlet Rayon Garuda, Brandes Yusuf Mamuaya, menegaskan bahwa pencapaian ini lahir dari proses latihan yang tidak instan. Ia menyebut para atlet telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa selama masa persiapan menuju Walikota Cup 2026.
“Kami selalu menanamkan kepada atlet bahwa kemenangan bukan hanya tentang menjadi yang terbaik di gelanggang, tetapi juga tentang bagaimana membangun mental, disiplin, rasa hormat, dan persaudaraan. Anak-anak telah berlatih dengan penuh dedikasi selama berbulan-bulan, bahkan tetap disiplin di tengah keterbatasan fasilitas dan tekanan pertandingan,” ungkap Brandes.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan meraih lima gelar juara umum menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini dan pra-remaja yang dilakukan Rayon Garuda berjalan di jalur yang tepat.
“Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Kami ingin melahirkan atlet-atlet yang bukan hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. Namun yang paling penting, mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berbudi luhur sesuai ajaran SH Terate,” tambahnya.
Malam tasyakuran tersebut nantinya juga akan dihadiri sejumlah tokoh penting olahraga dan masyarakat di Kepulauan Riau. Di antaranya Pembina IPSI Kepri Dato’ Huzrin Hood, SH., M.Pd, Ketua IPSI Kota Tanjungpinang, Wasit Juri Pencak Silat Internasional, Ketua PSHT Cabang Tanjungpinang, Ketua PSHT Cabang Bintan, Ketua DPW PPSI Kepulauan Riau, Panglima Hulubalang LAM-Kepri, Ketua Kickboxing Indonesia Tanjungpinang, Wakil Ketua Umum Wushu Kepulauan Riau, serta para tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan moral terhadap perkembangan olahraga pencak silat di Kota Tanjungpinang, khususnya bagi generasi muda yang tengah dibina oleh SH Terate Rayon Garuda.
Tidak hanya dikenal sebagai tempat pembinaan atlet berprestasi, Rayon Garuda juga terus berupaya membangun pendidikan karakter bagi para siswa. Nilai persaudaraan, hormat kepada orang tua dan pelatih, kedisiplinan, serta pengendalian diri menjadi bagian penting dalam proses latihan sehari-hari.
Keberhasilan di Walikota Cup 2026 pun diharapkan menjadi langkah awal menuju target yang lebih besar, termasuk persiapan menghadapi seleksi POPDA dan berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang.
Dengan torehan prestasi tersebut, SH Terate Rayon Garuda kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu pusat pembinaan pencak silat unggulan di Kepulauan Riau. Semangat juang para atlet muda serta soliditas seluruh keluarga besar organisasi menjadi modal penting untuk terus mengharumkan nama Tanjungpinang di dunia olahraga bela diri Indonesia. (*)







