Menu

Mode Gelap
PWI dan UMRAH Dorong Mahasiswa Gemar Menulis Hingga Buka Peluang Bisnis Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti KPK OTT Bupati Kuansing? Warga Menanti Kepastian di Tengah Pengamanan Ketat Ibu dan Anak di Pekanbaru Mengaku Jadi Korban Intimidasi dan Teror Digital, Minta Perlindungan Mutasi Polri: Kombes Zahwani Pandra Arsyad Dipercaya Perkuat Lemdiklat, Fokus Cetak SDM Polri Profesional Harganas Ke-33, Pemprov Kepri Dorong Peran Aktif Ayah Bangun Generasi Tangguh

Siak

Ekonomi Siak Tumbuh Melampaui Rata-rata Provinsi Riau

badge-check


					Foto bersama presentasinya pemaparan capaian indikator makro Kabupaten Siak periode 2021-2025. (Foto: ist) Perbesar

Foto bersama presentasinya pemaparan capaian indikator makro Kabupaten Siak periode 2021-2025. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK— Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak menunjukkan tren signifikan dalam lima tahun terakhir. Dari angka 2,31 persen pada 2021, pertumbuhan ekonomi Siak meningkat menjadi 5,87 persen pada 2025, melampaui rata-rata Provinsi Riau yang berada di angka 4,79 persen.

Capaian tersebut disampaikan Wakil Bupati Siak, Syamsurizal saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ruang Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Rabu (13/5/2026).

Dalam presentasinya, Syamsurizal memaparkan capaian indikator makro Kabupaten Siak periode 2021-2025. Selain pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan di Kabupaten Siak juga berhasil ditekan dari 5,18 persen menjadi 4,40 persen, lebih baik dibandingkan Provinsi Riau yang masih berada di angka 6,30 persen.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Siak turut mengalami peningkatan konsisten dari 73,98 menjadi 77,19, melampaui capaian Provinsi Riau di angka 76,31.

“Capaian dengan perbaikan dari tahun 2021-2025 adalah capaian terbaik kita, tentu tidak berarti pembangunan kita bebas dari tantangan yang ada,” kata Syamsurizal.

Meski demikian, ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah persoalan strategis yang harus diselesaikan pemerintah daerah. Salah satunya terkait belanja pegawai yang masih berada di angka 37,84 persen atau sekitar Rp2,1 triliun, sementara target nasional hanya 30 persen.

Selain itu, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor migas dan potensi daerah lainnya dinilai belum optimal. Pemerintah Kabupaten Siak juga masih menghadapi ketergantungan tinggi terhadap dana transfer pusat.

“Kita harus kerja keras tidak hanya menunggu pendapatan transfer. Kita harus mencari pendapatan hasil daerah karena SDA kita dan potensi pendapatan sangat terbuka di Kabupaten Siak,” ujar Syamsurizal.

Syamsurizal juga menyoroti belum meratanya pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing tenaga kerja, serta penguatan ekonomi inklusif dan pengurangan ketimpangan sosial.
Untuk tahun 2027, proyeksi keuangan daerah Kabupaten Siak diperkirakan berada di angka Rp1,9 triliun, dengan PAD sebesar Rp449 miliar dan pendapatan transfer pusat sekitar Rp1,5 triliun.

Karenanya Syamsurizal berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendorong peningkatan PAD Kabupaten Siak ke depan.
“Mudah-mudahan pendapatan asli daerah kita bisa mencapai Rp1 triliun. Kami bersama Bupati ingin perangkat daerah bergerak cepat agar Siak semakin maju,” ujarnya. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Atlet Muda Siak Dominasi Kejurnas Tenis Junior, Bawa Pulang Enam Medali Emas

29 Juni 2026 - 11:54 WIB

Masyarakat Kandis Kini Lebih Mudah Akses Dana Tunai Lewat Gadai Emas BRK Syariah

28 Juni 2026 - 17:44 WIB

Empat Pelajar Ring 1 PT BSP Wakili Siak di Program Kepemimpinan Nasional GFLN 2026

25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Bantu Pasien Tak Mampu, Rumah Singgah Kesehatan Gratis Mulai Dibangun di Siak

25 Juni 2026 - 12:35 WIB

Pemkab Siak Pastikan Bayar Gaji ke 13 Dari APBD

24 Juni 2026 - 10:15 WIB

Trending di Riau