Menu

Mode Gelap
‎Pemilihan BPD Desa Bukit Padi Resmi Digelar di Balai Desa ‎Pemilihan BPD Desa Bukit Padi 2026–2034 Digelar, Warga Antusias Gunakan Hak Pilih Bupati Siak Perjuangkan Revitalisasi Sekolah dan Guru Honorer ke Kemendikdasmen BRK Syariah Siap Jadi Bank Pendukung Pengembangan Investasi di Riau Kapolda Kepri Tegaskan Tak Pernah Larang Doorstop, Wartawan Anambas Diberi Kepastian IBI Kabupaten Kepulauan Anambas dan BKKBN Gelar Pelayanan KB Gratis Sambut HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia 2026

Siak

Ekonomi Siak Tumbuh Melampaui Rata-rata Provinsi Riau

badge-check


					Foto bersama presentasinya pemaparan capaian indikator makro Kabupaten Siak periode 2021-2025. (Foto: ist) Perbesar

Foto bersama presentasinya pemaparan capaian indikator makro Kabupaten Siak periode 2021-2025. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK— Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak menunjukkan tren signifikan dalam lima tahun terakhir. Dari angka 2,31 persen pada 2021, pertumbuhan ekonomi Siak meningkat menjadi 5,87 persen pada 2025, melampaui rata-rata Provinsi Riau yang berada di angka 4,79 persen.

Capaian tersebut disampaikan Wakil Bupati Siak, Syamsurizal saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ruang Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Rabu (13/5/2026).

Dalam presentasinya, Syamsurizal memaparkan capaian indikator makro Kabupaten Siak periode 2021-2025. Selain pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan di Kabupaten Siak juga berhasil ditekan dari 5,18 persen menjadi 4,40 persen, lebih baik dibandingkan Provinsi Riau yang masih berada di angka 6,30 persen.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Siak turut mengalami peningkatan konsisten dari 73,98 menjadi 77,19, melampaui capaian Provinsi Riau di angka 76,31.

“Capaian dengan perbaikan dari tahun 2021-2025 adalah capaian terbaik kita, tentu tidak berarti pembangunan kita bebas dari tantangan yang ada,” kata Syamsurizal.

Meski demikian, ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah persoalan strategis yang harus diselesaikan pemerintah daerah. Salah satunya terkait belanja pegawai yang masih berada di angka 37,84 persen atau sekitar Rp2,1 triliun, sementara target nasional hanya 30 persen.

Selain itu, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor migas dan potensi daerah lainnya dinilai belum optimal. Pemerintah Kabupaten Siak juga masih menghadapi ketergantungan tinggi terhadap dana transfer pusat.

“Kita harus kerja keras tidak hanya menunggu pendapatan transfer. Kita harus mencari pendapatan hasil daerah karena SDA kita dan potensi pendapatan sangat terbuka di Kabupaten Siak,” ujar Syamsurizal.

Syamsurizal juga menyoroti belum meratanya pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing tenaga kerja, serta penguatan ekonomi inklusif dan pengurangan ketimpangan sosial.
Untuk tahun 2027, proyeksi keuangan daerah Kabupaten Siak diperkirakan berada di angka Rp1,9 triliun, dengan PAD sebesar Rp449 miliar dan pendapatan transfer pusat sekitar Rp1,5 triliun.

Karenanya Syamsurizal berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendorong peningkatan PAD Kabupaten Siak ke depan.
“Mudah-mudahan pendapatan asli daerah kita bisa mencapai Rp1 triliun. Kami bersama Bupati ingin perangkat daerah bergerak cepat agar Siak semakin maju,” ujarnya. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak Perjuangkan Revitalisasi Sekolah dan Guru Honorer ke Kemendikdasmen

14 Mei 2026 - 10:55 WIB

Komitmen, PT BSP Bantu Perbaikan Gorong-gorong Penyebab Banjir di Sabah Auh

13 Mei 2026 - 10:41 WIB

Bupati Afni Antar Harapan Baru Pemuda Disabilitas Siak Lewat Pelatihan Vokasional

7 Mei 2026 - 11:52 WIB

Afni Tegaskan Evaluasi Total BUMD, BSP Zapin Jadi Contoh Transformasi

7 Mei 2026 - 09:58 WIB

Afni Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan SNT 2026 di Siak

6 Mei 2026 - 20:27 WIB

Trending di Siak