Menu

Mode Gelap
Bhabinkamtibmas Mentayan Tanam Cabe Bersama Masyarakat Sinergi Polri dan Petani Berbuah Manis, Jagung Hibrida Panen Melimpah di Batang Duku Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 31 Mei 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Hujan Ringan, Anambas Waspada Petir Bhabinkamtibmas Sosialisasi Ketahan Pangan ke Warga Muntai Barat H Satria: Jagalah Perairan dari Sampah dan Hindari Berita Hoax Wakil Ketua I DPRD Karimun, Ikut Meramaikan Lomba Mancing Pantai Desa Batu Limau

Pekanbaru

Pembuatan Film Dokumenter Revitalisasi Dokumentasi Rumah Tua Okura

badge-check


					Tim Revitalisasi Dokumentasi Rumah Tua dan Silat Okura  melakuan pengambilan gambar di Kampung Okura. Perbesar

Tim Revitalisasi Dokumentasi Rumah Tua dan Silat Okura melakuan pengambilan gambar di Kampung Okura.

RiauKepri.com, PEKANBARU – Tim kegiatan “Revitalisasi Dokumentasi Rumah Tua dan Silat Okura” melaksanakan pengambilan gambar film dokumenter Rumah Tua Okura pada 7–12 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari survei lapangan dan observasi awal yang sebelumnya dilakukan pada 7–16 Maret 2026 di Kampung Okura, Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.

Program ini digagas oleh Dewi Mulkhaida Ningsih dalam kategori Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya dengan dukungan bantuan biaya Program Indonesiana Tahun 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan mendokumentasikan sekaligus memperkuat keberadaan warisan budaya Melayu yang masih bertahan di Kampung Okura.

Pengambilan gambar dilakukan di beberapa titik rumah tua yang menjadi bagian penting sejarah masyarakat Okura. Selain merekam bentuk bangunan dan lingkungan sekitar, tim juga mendokumentasikan aktivitas masyarakat yang masih berkaitan dengan tradisi kehidupan kampung Melayu.

Menurut Dewi, pendokumentasian melalui film menjadi langkah penting untuk menjaga keberadaan rumah tua agar tetap dikenal oleh generasi masa kini dan mendatang. Film dokumenter dinilai mampu menghadirkan sejarah dalam bentuk visual yang lebih mudah dipahami masyarakat luas.

“Di zaman kini, film dokumenter seperti ini sangat diperlukan. Dengan film ini masyarakat luas tahu rumah tua di Okura dan aktivitas masyarakatnya,” jelas Dewi.

Ia menambahkan, dokumenter ini tidak hanya berfungsi sebagai arsip visual, tetapi juga menjadi media pembelajaran budaya. Melalui dokumentasi tersebut, masyarakat dapat mempelajari sejarah Kampung Okura, pola kehidupan masyarakat Melayu, serta nilai-nilai budaya yang masih bertahan di tengah perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini diharapkan Rumah Tua Okura tidak hanya dikenang sebagai bangunan lama, tetapi juga dipahami sebagai bagian penting dari identitas budaya Melayu di Riau. Dokumentasi film ini sekaligus menjadi upaya menjaga memori kolektif masyarakat agar tidak hilang di tengah arus modernisasi yang terus berkembang. (RK2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ganja Kakus

30 Mei 2026 - 07:29 WIB

BRK Syariah Dorong Budaya Menabung Kurban untuk Mudahkan Pegawai Beribadah Setiap Tahun

28 Mei 2026 - 19:08 WIB

Pererat Kebersamaan, PT Arara Abadi dan Mitra APP Group Kembali Salurkan Hewan Qurban

28 Mei 2026 - 13:26 WIB

Meriahkan HUT ke-63 Taspen, Tim Padel BRK Syariah Raih Juara di Taspen Cup 2026

28 Mei 2026 - 11:23 WIB

BRK Syariah Gelar Pemotongan 19 Hewan Kurban, Tebar Kepedulian dan Kebersamaan

28 Mei 2026 - 11:20 WIB

Trending di Pekanbaru