RiauKepri.com, BATAM – Dalam rangkaian kegiatan 1st International Conference Selat Melaka Tourism, Hospitality & Halal 2026, Karang Taruna Kota Batam dan Batam Tourism Polytechnic (BTP) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya, Ahad (28/6/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Siska Amelia Meldin, S.Pd., M.Pd. selaku Direktur Politeknik Pariwisata Batam dan Drs. Zul Arif, M.H., C.Med. selaku Ketua Karang Taruna Kota Batam, disaksikan oleh para tamu undangan dari dalam dan luar negeri yang hadir pada konferensi internasional tersebut.
Kerja sama ini menjadi wujud komitmen kedua belah pihak dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, melalui berbagai program pendidikan, riset terapan, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Asman Abnur selaku Pembina Yayasan Vitka Batam, mantan Wakil Wali Kota Batam, mantan Anggota DPR RI dan pernah menjabat sebagai Menteri PANRB RI, Huzrin Hood Pendiri Provinsi Kepri sekaligus Tokoh Masyarakat Kepulauan Riau, Zulkifli Harahap Asisten Deputi Kerjasama Internasional Kementerian Pariwisata Indonesia, Para Rektor Perguruan Tinggi di Provinsi Kepulauan Riau, serta Profesor dan Akademisi dari University Geomatika Malaysia, DMDI International College, JARA Melaka, dan ASEANACA. Kehadiran para akademisi dan pemangku kepentingan dari berbagai institusi tersebut semakin memperkuat semangat kolaborasi regional dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata, perhotelan, industri halal, dan Pembangunan sumber daya manusia di kawasan Selat Melaka.
Ketua Karang Taruna Kota Batam, Drs. Zul Arif, M.H., C.Med., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda agar memperoleh akses terhadap pendidikan, pelatihan, penelitian, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.
“Melalui Nota Kesepahaman ini, kami berharap sinergi antara Karang Taruna Kota Batam dan Politeknik Pariwisata Batam dapat melahirkan berbagai program yang berdampak nyata bagi peningkatan kompetensi pemuda. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan SDM yang unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun di tingkat internasional,” ujar Zul Arif.
Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan terjalin kerja sama yang produktif dan berkesinambungan antara dunia pendidikan tinggi dengan organisasi kepemudaan, sehingga mampu menghasilkan berbagai program inovatif yang mendukung pembangunan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan jejaring kerja sama nasional dan internasional. (*)







