RiauKepri.com, PEKANBARU– PT Bumi Siak Pusako (BSP) bersama Pemerintah Kabupaten Siak dan PT Arara Abadi menyiapkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk penanggulangan dan pengurangan risiko banjir di ruas Jalan Lintas Siak–Buton, tepatnya di Kecamatan Pusako dan Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Pembahasan draf MoU dilakukan pada Jumat (10/7/2026) dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak. Hadir dalam pembahasan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, beserta jajaran.
Novendra Kasmara menjelaskan, kerja sama itu disusun sebagai langkah antisipasi terhadap banjir yang setiap musim hujan kerap merendam Jalan Lintas Siak–Buton.
Kondisi tersebut selama ini menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.
Berdasarkan hasil analisis di lapangan, genangan terjadi karena aliran air hujan tidak tertampung secara optimal, sehingga diperlukan penggalian atau normalisasi kanal di sepanjang ruas jalan tersebut.
Novendra Kasmara menambahkan, musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan normalisasi kanal karena alat berat dapat bekerja lebih optimal tanpa kendala genangan air.
Novendra Kasmara berharap pekerjaan tersebut segera direalisasikan agar banjir yang selama ini mengganggu kelancaran lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat di jalur Siak–Buton dapat diminimalkan.
Sementara itu, TM Community Development PT Bumi Siak Pusako, Tengku Muchlis, mengatakan normalisasi kanal menjadi langkah utama untuk mengurangi debit air yang menggenangi badan jalan.
Muchlis menyebutkan, pekerjaan normalisasi akan dilaksanakan melalui kerja sama tiga pihak sebagaimana tertuang dalam MoU yang akan ditandatangani pimpinan PT Bumi Siak Pusako, PT Arara Abadi, dan Pemerintah Kabupaten Siak.
“PT Bumi Siak Pusako mendapat tanggung jawab melakukan normalisasi kanal sepanjang kurang lebih 10 kilometer di ruas Jalan Lintas Siak–Buton. Draf MoU sudah kami bahas bersama tim legal perusahaan dan BPBD Kabupaten Siak, selanjutnya akan diteruskan kepada PT Arara Abadi untuk disepakati bersama,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Menurut Muchlis, penandatanganan MoU ditargetkan dapat terlaksana pada pekan ini setelah seluruh pihak menyelesaikan pembahasan dokumen kerja sama.
PT Bumi Siak Pusako, lanjutnya, berkomitmen mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk upaya mitigasi bencana melalui normalisasi kanal di kawasan rawan banjir tersebut. (RK1)








