Menu

Mode Gelap
Minimalisir Kebocoran PAD, Bapenda Riau MoU Dengan BRK Syariah Terkait Pembayaran Pajak Secara Digital PT BSP Bersama SKK Migas Sumbagut Tanam Pohon di Dayun, Dorong Ekowisata dan Lingkungan Hijau Rayakan Hari Tari Sedunia, Sirih Junjung Pentaskan 10 Tari dalam Semalam Pembinaan dan Pengembangan Program Kampung CERIA Tahun 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 1 Mei 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Potensi Hujan Ringan hingga Sedang LAMR Dorong Sinergikan Hukum Positif dengan Antropologis

Pekanbaru

LAMR Ajukan Logo dan Sejumlah Nama untuk Kodam XIX Riau-Kepri

badge-check


					Rapat di Korem, Ahad lalu. Perbesar

Rapat di Korem, Ahad lalu.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) telah menyerahkan logo dan sejumlah nama untuk Komando Daerah Militer (Kodam) XIX Riau – Kepulauan Riau kepada Komando Resort Militer (Korem) 031 Wirabima. Hal ini memenuhi permintaan Korem 031 Wirabima itu sendiri, akhir pekan lalu.

Demikian Ketua Umumn Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menjawab media Selasa petang (17/12). “Kami menyerahkan usulan tersebut dalam suatu rapat dengan pihak Korem yang dipimpin Kasrem Kolonel Kav Eko Agus Nugroho, S. IP, M. Si, hari Ahad (15/12),” katanya.

Menurut Datuk Seri Taufik, pihaknya mengusulkan nama Sultan Mahmud atau Tengku Buang Asmara, Tuanku Tambusai, Hang Tuah, Indragiri, Siak Sri Inderapura, dan Lancang Kuning. Dalam diskusi memang banyak dibicarakan Sultan Mahmud, Tuanku Tambusai, dan Siak Sri Inderapura.

“Semuanya punya alasan yang kuat. Sultan Mahmud misalnya lahir di Kepulauan Riau dan berjuang di sana serta di Riau. Sedangkan Tuanku Tambusai berjuang di Riau dan sudah diangkat sebagai pahlawan nasional, ” ujar Datuk Seri Taufik seraya menambahkan, kedua nama ini, memang banyak dibincangkan di LAMR dalam beberapa tahun belakangan.

Menyinggung logo, dia menyebutkan, LAMR meminta seniman, budayawan, dan akademis seni, Junaidi Syam, untuk mengkonkritkan ide dalam gambar. Di logo tersebut menggambarkan adanya benteng tujuh lapis, keris, perairan semacam sungai dan laut. Selain itu ada unsur lancang kuning serta senjata tradisional rakyat seligi. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Minimalisir Kebocoran PAD, Bapenda Riau MoU Dengan BRK Syariah Terkait Pembayaran Pajak Secara Digital

1 Mei 2026 - 09:18 WIB

PT BSP Bersama SKK Migas Sumbagut Tanam Pohon di Dayun, Dorong Ekowisata dan Lingkungan Hijau

1 Mei 2026 - 07:54 WIB

LAMR Dorong Sinergikan Hukum Positif dengan Antropologis

30 April 2026 - 17:45 WIB

Mahasiswa Disabilitas Unilak Lulus 3,5 Tahun, Rektor Bangga Kampus Kian Inklusif

30 April 2026 - 06:27 WIB

Delapan Jemaah Haji Riau Sakit, Dua Batal Berangkat ke Tanah Suci

28 April 2026 - 09:01 WIB

Trending di Pekanbaru