RiauKepri.com, PEKANBARU – Universitas Lancang Kuning (Unilak) melaksanakan wisuda terhadap 1.253 lulusan pada Rabu-Kamis (29-30/4/2026) di Pekanbaru. Yang menjadi momen istimewa dalam prosesi wisuda kali ini adalah keberhasilan mahasiswa penyandang disabilitas yang mampu menyelesaikan studi hanya dalam waktu 3,5 tahun.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa yang bersangkutan, tetapi juga bagi pimpinan kampus. Rektor Unilak, Prof Junaidi, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik yang gemilang.
“Ini adalah momen yang sangat membahagiakan. Mahasiswa disabilitas mampu menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan dan daya juang luar biasa. Bahkan dapat menyelesaikan studi lebih cepat dari waktu normal,” ujarnya.
Keberhasilan mereka menjadi simbol nyata komitmen Unilak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif.
Sejak tahun 2022, Unilak telah membuka diri bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Kampus ini terus berbenah dengan menghadirkan berbagai fasilitas pendukung, seperti Pusat Layanan Psikologi dan Disabilitas (PLPD), layanan pendamping bahasa isyarat, serta berbagai program yang mendorong pengembangan potensi mahasiswa sesuai minat dan bakat.
Komitmen tersebut mengukuhkan Unilak sebagai kampus ramah disabilitas di Pekanbaru, Riau. Dengan semangat inklusivitas, Unilak berharap dapat memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk berkembang dan meraih masa depan yang gemilang.
Sebelumnya dalam pelaksanaan wisuda yang digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (29–30 April 2026) di Pekanbaru, Unilak mewisuda sebanyak 1.253 lulusan dari berbagai jenjang, mulai dari Strata 1 hingga Pascasarjana.
Adapun rincian lulusan tersebut terdiri dari Fakultas Ilmu Administrasi 164 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 178 orang, Fakultas Teknik 37 orang, Fakultas Pertanian 54 orang, Fakultas Hukum 39 orang, Fakultas Ilmu Budaya 71 orang, Fakultas Kehutanan dan Sains 31 orang, Fakultas Ilmu Komputer 112 orang, Fakultas Pendidikan dan Vokasi 93 orang, serta Sekolah Pascasarjana sebanyak 475 orang. (RK2/*)







