Menu

Mode Gelap
Ketika Sarkasme Kehilangan Daya Gigitnya Cuaca Kepri Ahad, 14 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Natuna dan Anambas Didominasi Berawan KONI Anambas Siapkan 15 Cabor untuk Berlaga dan Raih Prestasi di Porprov Kepri VI 2026. Bupati Aneng dan Warga Gotong Royong Bersihkan Kawasan Gunung Nyabung pada Jumat ASRI Wabup Raja Bayu Hadiri Launching Jum’at Siantan Berseri, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden

Meranti

Anak Meranti Diterkam Buaya Sudah Ditemukan, Begini Kondisinya

badge-check


					Anak Meranti Diterkam Buaya Sudah Ditemukan, Begini Kondisinya Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Dikabarkan seorang remaja Suku Akit di Dusun Rintis, Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau bernama Adiu yang diterkam buaya sudah ditemukan .

“Alhamdulillah bang sudah ditemukan adik kita Adiu, dijumpai sekitar pukul 19:15 WIB dan ditemukan disungai Rintis, Dusun 3 desa Renak Dungun,”Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra kepada Riau-Kepri.com, Rabu (20/11/2024) malam.

Dikatakan Prima ini merupakan kekompakan tim Gabungan bersama masyarakat dalam melakukan pencarian, kalau Kondisinya saat ini sudah meninggal dunia dan saat ini sedang dievakuasi dan dibawa ke rumah korban.

“Anak itu hilang saat mencari makohe, anak yang duduk di Bangku SD kelas 5 tersebut sudah meninggal dunia dan saat ini kami lagi evakuasi korban,” kata Prima.

Pemberitaan sebelumnya, seorang remaja Suku Akit di Dusun Rintis, Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau bernama Adiu hilang saat mencari makohe. Remaja laki-laki yang diketahui masih duduk di bangku Kelas 5 Sekolah Dasar (SD) itu hilang diduga diterkam buaya.

Kuat dugaan hilang diterkam oleh buaya karena saat proses pencarian ada warga yang melihat remaja yang hilang tersebut berada di mulut seekor buaya. Namun seketika buaya itu pun menyelam ke air dan tak menampakkan diri lagi.

Kepala Desa Renak Dungun, Zulfikar membenarkan jika salah seorang warga di desanya ada yang hilang diterkam buaya. Dia juga mengaku pihaknya bersama pihak kepolisian dan Babinsa setempat tengah melakukan pencarian.

“Iya kami masih terus melakukan upaya pencarian, namun belum berhasil ditemukan,” ujar Zulfikar saat dihubungi Wartawan Selasa (19/11/2024) malam.

Dijelaskan Fikar, kejadian hilangnya remaja tersebut diketahui pada Selasa (19/11/2024) sekira pukul 12.00 WIB, namun pihaknya baru mendapat laporan sekira pukul 15.00 WIB. Pihaknya pun langsung melakukan koordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk melakukan pencarian.

“Setelah mendapat laporan kita langsung bergegas ke lapangan melakukan upaya pencarian bersama pihak kepolisian, babinsa dan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat, Iptu Herry Juana Putra mengaku pihaknya ikut membantu melakukan pencarian terhadap warga Desa Renak Dungun yang hilang tersebut.

“Iya Bhabinkamtibmas kita sudah di lapangan ikut melakukan pencarian. Dari informasi sementara tadi masih dilakukan pencarian dan warga yang hilang itu belum ditemukan. Mudah-mudahan bisa segera ditemukan,” pungkasnya berharap. (AL).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Hilang Dua Hari, Warga Meranti Ini Mengaku Hadiri Pesta dan Diberi Lima Helai Daun

12 Juni 2026 - 21:25 WIB

Perempuan Tua Cari Siput Hingga Dikabarkan Hilang, Tim Gabungan dan Warga Terus Lakukan Pencarian

12 Juni 2026 - 13:48 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan

10 Juni 2026 - 19:54 WIB

Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

10 Juni 2026 - 09:49 WIB

Di Meranti, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel

7 Juni 2026 - 18:54 WIB

Trending di Meranti