Menu

Mode Gelap
Usai Limbah, SPR MoU dengan Koperasi Bidik Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit dan Komuditi Pengan Keren, MoU Terkait Pengelolaan Limbah dengan PT. TMC, SPR dapat 20 Persen Keuntungan untuk PAD Riau Hafizha Rahmadhani Pastikan Pembangunan Sarana Sanitasi dan Air Minum Tepat Sasaran Hotspot Karhutla di Bengkalis Menurun, Terpantau Satu Titik Kategori Medium ASN Muda Ramai Tinggalkan Birokrasi Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 4 Agustus 2026: Tanjungpinang hingga Batam Didominasi Berawan, Natuna dan Anambas Berpotensi Diguyur Hujan

Pelalawan

Lestarikan Alam, Jaga Budaya: Pesan Gubri Wahid Lewat Pepatah Melayu di Acara Penanaman Pohon

badge-check

Lestarikan Alam, Jaga Budaya: Pesan Gubri Wahid Lewat Pepatah Melayu di Acara Penanaman Pohon Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya swasembada pangan di wilayah tersebut.

Ajakan ini disampaikan saat menghadiri kegiatan penanaman 15 ribu pohon dan jagung pipil secara simbolis. Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di Komplek Perkantoran Wali Kota Tenayan Raya, Senin (21/4/2025).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kapolda Riau Irjen Heri Heryawan, perwakilan petani, serta perwakilan dari perusahaan, menunjukkan sinergi antara berbagai pihak dalam mendukung pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan.

Dalam sambutannya, Gubri Abdul Wahid menekankan pentingnya gerakan kolektif dalam menjaga alam.  Ia menekankan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“Gerakan penanaman pohon ini harus dilakukan secara bersama-sama untuk membangun dan membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Alam harus dijaga, fungsi-fungsi lahan perlu dikembalikan supaya kita bisa mencegah banjir dan kebakaran,” ujar Wahid dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Gubri Wahid mengingatkan dampak negatif dari penebangan pohon secara sembarangan. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya mencemari dan merusak ekosistem, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas hidup manusia.

“Kebersamaan itu penting. Gerakan ini bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, budaya, dan sejarah,” sebut Wahid menekankan pentingnya kesadaran kolektif.

Gubri Wahid juga menyampaikan pandangannya mengenai kepemimpinan yang sejati. Ia meyakini bahwa seorang pemimpin sejati adalah mereka yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kalau kita menebang pohon tanpa kontrol, itu sama saja dengan mengkhianati lingkungan, negeri, dan bangsa. Mari kita jaga semangat ini bersama-sama. Mudah-mudahan gerakan ini membawa kebaikan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Riau, menurut Gubri Wahid, berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi program-program pelestarian lingkungan dan swasembada pangan. Dukungan ini akan diberikan melalui berbagai bentuk, termasuk bantuan langsung, pendampingan teknis, dan pengawalan proses budidaya hingga pascapanen, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Baik melalui bantuan langsung, pendampingan teknis, maupun pengawalan proses budidaya hingga pascapanen, sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini tidak hanya diisi dengan sambutan dan penanaman pohon secara simbolis oleh para pejabat dan peserta yang hadir, tetapi juga penyerahan bantuan kepada kelompok tani. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan.

Menutup sambutannya, Gubri Wahid mengutip pepatah Melayu sebagai pengingat akan pentingnya menjaga jati diri dan lingkungan. “Sungguh tajam daun jerami, jauh negara kami bersulam tembaga. Tak akan Melayu hilang di bumi, selagi alam tetap terjaga,” pungkasnya, menekankan pentingnya pelestarian budaya dan lingkungan sebagai warisan berharga. (Galeri)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci

1 Agustus 2026 - 09:54 WIB

BRK Syariah Pangkalan Kerinci Gencarkan Promosi Gadai Emas, Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat

22 Juli 2026 - 16:23 WIB

Pagar Camp Rusak, Bocah Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan

10 Juli 2026 - 11:36 WIB

Hari Kedua Pelatihan BMR LAMR Riau: Hadirkan Pertunjukan Tradisi Lisan dan Penguatan Kurikulum Kreatif

7 Juli 2026 - 14:55 WIB

LAMR Riau Perkuat Pembelajaran Budaya Melayu, Latih Guru Se-Provinsi

6 Juli 2026 - 10:36 WIB

Trending di Pelalawan