Menu

Mode Gelap
BRK Syariah Salurkan CSR Rp30 Juta untuk Masjid Al-Jama’ah pada Safari Ramadan Pemprov Riau di Inhil Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 8 Maret 2026: Sebagian Wilayah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang BRK Syariah Gaungkan Literasi Keuangan Syariah Lewat GERAK Syariah 2026 di Pekanbaru Bupati dan Wabup Siak Jadi Amil Zakat, Terima Langsung Zakat dari Muzakki Safari Ramadan Kecamatan Jemaja Digelar di Pulau Darak, Warga Air Biru Sampaikan Terima Kasih Malu Melayu

Pekanbaru

Berlibur ke Padang, Kapal Tenggelam, 16 Pelancong Riau Jadi Korban, 1 Meninggal

badge-check


					Teman korban saat memberi kesaksian kepada pihak kepolisian. F: Ist Perbesar

Teman korban saat memberi kesaksian kepada pihak kepolisian. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU- Kapal wisatawan yang ditumpangi 16 pelancong asal Provinsi Riau ketika berlibur ke Padang, Sumbar, Ahad (11/05/2025), sekitar pukul 11.30 WIB, tenggelam dihantam badai di perairan Sungai Pisang Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

“Akibat musibah itu, korban atas nama Rini Asnita (55 tahun), karyawan swasta PT IKPP (Indah Kiat Pulp & Paper), beralamat di KPR I, Jalan 10 Perawang, Kelurahan Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, meninggal dunia,” kata Kapolsek Bungus Teluk Kabung, AKP Syamsurizal, SH, dalam laporan polisi yang diterima media ini.

Kronologis kejadian, pada hari Minggu tanggal 11 Mei 2025, sekira pukul 11.30 WIB, pada saat wisatawan yang sedang berlibur ke Pulau Paggang Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, kurang lebih sebanyak 16 orang dengan rincian 14 orang laki-laki dewasa dan 2 orang perempuan dewasa, akan pulang ke tepian tempat pertama sekali wisatawan tersebut menaiki kapal/boat di Pantai Carlos dari Pulau Paggang.

Boat berkapasitas 18, kesemuanya asal Riau dan menggunakan pelampung, oleng dihantam gelombang dan hujan deras.

Akibat dihantam gelombang dan hujan deras, boat mengalami kemasukan air, sehingga kapten kapal berinisiatif membawa seluruh wisatawan ke tepian Sungai Pisang, akan tetapi pada saat itu ombak sangat besar dan kapten tidak dapat menyentuh bibir pantai. Selanjutnya, kapten kembali mengarahkan kapal tengah namun ombak yang sangat besar menghantam kapal dengan keras. Kapal semakin banyak kemasukan air, kemudian datang ombak susulan dan mengakibatkan kapal tersebut tengggelam.

Dari kejadian tersebut 15 korban selamat dan 1 korban wisatawan perempuan dewasa meninggal Dunia.

Teman korban, Nora Amelia mengatakan, sempat membawa korban ke Puskesmas Bungus Teluk Kabung, namun saat itu korban sudah dinyatakan meninggal dunia. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRK Syariah Gaungkan Literasi Keuangan Syariah Lewat GERAK Syariah 2026 di Pekanbaru

7 Maret 2026 - 16:27 WIB

Malu Melayu

7 Maret 2026 - 10:16 WIB

Akademisi Beberkan Kriteria Ideal Dirut Perusahaan Migas, Harus Berpengalaman dan Berintegritas

6 Maret 2026 - 10:13 WIB

Bupati Siak Larang Parcel Lebaran ke Pejabat, Dialihkan ke Bansos untuk Rakyat

5 Maret 2026 - 17:16 WIB

Bupati Asmar Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 di Pekanbaru, Pemerintah Perkuat Upaya Pencegahan

5 Maret 2026 - 13:51 WIB

Trending di Meranti