RiauKepri.com, BATAM — Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, resmi mengukuhkan kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Ibnu Sina Batam periode 2024–2029 dalam acara kekeluargaan di Batam, Rabu (28/5). Pengukuhan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap kemajuan pendidikan di Kepri.
Dengan mengangkat tema “Satu Hati, Satu Keluarga, Satu Tujuan untuk Universitas Ibnu Sina”, acara ini dirancang sebagai ruang penguatan jejaring alumni sekaligus refleksi peran pendidikan dalam pembangunan sumber daya manusia daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan pentingnya peran alumni dalam memperkuat institusi pendidikan. Ia mengapresiasi kiprah Yayasan Ibnu Sina yang sudah hampir lima dekade berkontribusi bagi pendidikan di Kepulauan Riau.
“Universitas Ibnu Sina sudah melahirkan sekitar 8.000 alumni. Tugas kita bersama untuk mendorong peran mereka agar bisa terus berkontribusi bagi pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan pendidikan sebagai proses jangka panjang yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter.
“Negara-negara maju berhasil karena pendidikan mereka melahirkan manusia yang berilmu dan berdedikasi tinggi. Universitas harus menjadi laboratorium kehidupan yang mencetak pemimpin masa depan,” tambahnya.
Menurut Ansar, keberadaan IKA tidak sekadar sebagai forum silaturahmi, tapi juga indikator keberhasilan institusi melahirkan lulusan berkualitas. Ia mendorong IKA menjadi ruang sinergi antara alumni dan kampus.
Acara pengukuhan turut dihadiri tokoh-tokoh penting seperti Ketua Yayasan Ibnu Sina, Andi Tenri Ummu; Rektor Universitas Ibnu Sina, Larisang; Ketua Senat, Sudianto; Ketua IKA terpilih 2024–2029, SwiGuan; serta anggota DPRD Kepri, Aman. (RK9/*)
Editor: Dana Asmara







