Menu

Mode Gelap
Ulang Tahun Riau di Bawah Langit Jerebu Ramaikan Rangkaian HUT RI Ke-81, Belasan Superhero Muncul Mapolda Kepri Surat Siak ke Presiden Polsek Pinggir Ungkap Kasus Dugaan Sabu, Dua Pria Diamankan Polisi Selidiki Sumber Api Kebakaran Di Depan Stadion Mahmud Jalal Dugaan Kasus Asusila di SMP Tanjungpinang, Itong Ingatkan Pentingnya Pengawasan dan Perlindungan Anak

Batam

Wali Kota Amsakar: Sinergi Properti dan Strategi Daerah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam

badge-check

Amsakar Achmad, membuka pameran Real Estate Indonesia (REI) Expo Batam di Grand Batam Mall.  F: Diskominfo Perbesar

Amsakar Achmad, membuka pameran Real Estate Indonesia (REI) Expo Batam di Grand Batam Mall. F: Diskominfo

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka secara resmi pameran Real Estate Indonesia (REI) Expo Batam di Grand Batam Mall. Dalam acara tersebut, Amsakar menegaskan bahwa kekuatan strategis Batam, ditunjang dengan kolaborasi lintas sektor, menjadi fondasi kokoh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Amsakar menyambut baik terselenggaranya REI Expo sebagai ruang interaksi antara pengembang, perbankan, dan konsumen. Ia menilai kegiatan ini mampu memperkuat pemahaman masyarakat dalam memilih hunian secara tepat.

“Kegiatan ini sangat penting karena membangun komunikasi yang konstruktif antar stakeholder. Ini akan berdampak pada meningkatnya literasi masyarakat dalam menentukan tempat tinggal yang sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia berharap acara ini menjadi momen mempererat sinergi antara berbagai pihak di sektor properti, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian berkualitas dan terjangkau.

Selain menyoroti pentingnya kerja sama sektor properti, Amsakar juga menyampaikan optimisme terhadap laju ekonomi Batam. Ia menyebut Batam memiliki daya saing yang kuat berkat statusnya sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas.

“Jika RPJMN menargetkan pertumbuhan nasional sebesar 8 persen, saya optimis Batam mampu melampaui angka itu, bahkan bisa mencapai 9,5 hingga 10 persen,” ungkapnya.

Optimisme itu didasarkan pada potensi industri yang dimiliki Batam, seperti 31 kawasan industri aktif, 135 perusahaan perkapalan, dan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Nongsa Digital Park, KEK MRO Batam Aero Technic, serta KEK Kesehatan yang tengah dikembangkan.

Amsakar juga menekankan dukungan pemerintah daerah dan BP Batam dalam penyederhanaan perizinan serta penyediaan fasilitas bagi investor sebagai bentuk komitmen terhadap kemajuan sektor properti.

Dengan konektivitas internasional yang kuat, posisi geografis yang strategis, dan fasilitas khusus dari pemerintah pusat, ia meyakini Batam akan terus menjadi motor penggerak ekonomi nasional di kawasan barat Indonesia. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ramaikan Rangkaian HUT RI Ke-81, Belasan Superhero Muncul Mapolda Kepri

9 Agustus 2026 - 13:57 WIB

PWI Kepri Siapkan UKW Akbar 2026 Gratis, Siapkan 6 Kelompok dengan Verifikasi Ketat

7 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat

6 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Satu Atap Besar, Satu Garis Komando: PWI Pusat Tegaskan KJK Wajib Tunduk pada PWI Kepri

5 Agustus 2026 - 18:51 WIB

DPRD Gelar Paripurna, Wali Kota Batam Usulkan Perubahan KUA/PPAS 2026 Rp 4,508 T

3 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Trending di Batam