Menu

Mode Gelap
Pengedar dan Sabu 23 Paket Diciduk Polisi Rumah Jadi Sarang Narkoba, Polisi Amankan Sabu 3,35 Gram dan Ganja Satresnarkoba Polres Bengkalis Bekuk Pelajar dan Pemuda Penyalah Guna Narkoba di Kos Perdana BRK Syariah Inisiasi Praktik Manasik Haji, Perkuat Layanan Spiritual Nasabah Kolaborasi PT BSP dan World Cleanup Day Riau Tanam 2.000 Pohon di Kampung Dosan Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

Riau

Banjir di Pekanbaru Semakin Meluas dan Dalam

badge-check


					Banjir di ruas Jalan Raya perumahan Gading Marpoyan. Perbesar

Banjir di ruas Jalan Raya perumahan Gading Marpoyan.

RiauKepri.com, PEKANBARU – Hingga pukul 10.10 WIB, Sabtu (31/5/2025), hujan yang mengguyur sejak dini hari belum juga reda. Akibatnya, banjir di sejumlah ruas jalan dan kawasan perumahan di Kota Pekanbaru semakin meluas dan dalam.

Salah satu titik terparah terjadi di Perumahan Gading Marpoyan, terutama di jalan raya menuju Perumahan Pandau Permai. Tingginya genangan membuat warga terpaksa menutup akses jalan agar tidak dilintasi pengendara mobil maupun sepeda motor.

“Air sudah di atas lutut orang dewasa,” ujar salah satu warga.

Menurut warga setempat, banjir kali ini merupakan yang terparah sepanjang tahun. Beberapa warga bahkan menyindir kondisi jalan tersebut yang sudah seperti sungai.

“Ini bukan Sungai Kampar, ini jalan raya Gading Marpoyan,” ucap seorang warga sambil merekam kondisi banjir melalui ponselnya.

Meski banjir cukup dalam, suasana di beberapa titik tetap menunjukkan sisi unik. Sejumlah warga, terutama anak-anak, justru memanfaatkan genangan air layaknya kolam renang dadakan. Mereka tampak bermain dan tertawa meski dalam kondisi darurat.

Sementara itu, dari kawasan Rumbai, seorang warga bernama Zulkarnaen membatalkan rencana perjalanannya ke Panam setelah mendapat informasi bahwa akses jalan menuju lokasi tersebut tidak bisa dilalui.

“Di Rumbai dan Jalan Riau banjirnya dalam, begitu juga di Panam. Jadi tak jadi keluar,” ungkapnya.

Banjir ini memperparah kekhawatiran warga terhadap sistem drainase kota yang dianggap tidak mampu menampung curah hujan tinggi. Teriakan agar pemerintah segera turun tangan pun menggema di media sosial dan grup-grup pesan singkat warga. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perdana BRK Syariah Inisiasi Praktik Manasik Haji, Perkuat Layanan Spiritual Nasabah

12 April 2026 - 18:56 WIB

Kolaborasi PT BSP dan World Cleanup Day Riau Tanam 2.000 Pohon di Kampung Dosan

12 April 2026 - 16:26 WIB

Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

12 April 2026 - 15:33 WIB

Daerah Dorong Skema Baru, Minta Bagian dari Hasil Penertiban Kawasan Hutan

12 April 2026 - 13:39 WIB

Terkilan

12 April 2026 - 08:17 WIB

Trending di Minda