Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil

Tanjungpinang

Wagub Kepri Serukan Refleksi Nilai Pancasila untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

badge-check

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura. F: Diskominfo Perbesar

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura. F: Diskominfo

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Provinsi Kepri yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur, Senin (2/6/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, yang menekankan pentingnya memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, tetapi merupakan jiwa bangsa dan pedoman dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat,” ujar Nyanyang dalam amanatnya.

Pancasila disebut sebagai rumah besar kebhinekaan, yang menyatukan berbagai latar belakang suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia. Nilai-nilai dari lima sila dinilai menjadi dasar kuat dalam menghadapi tantangan bangsa, termasuk intoleransi, ekstremisme, dan disinformasi digital.

Pidato juga menyoroti pentingnya Asta Cita—delapan agenda prioritas pembangunan nasional menuju 2045—di antaranya penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Teknologi tanpa nilai bisa menjerumuskan. Kemajuan ekonomi tanpa keadilan bisa menciptakan kesenjangan,” tegasnya.

BPIP juga berkomitmen memperluas pembinaan ideologi Pancasila melalui sektor pendidikan, pelatihan aparatur sipil negara (ASN), penguatan kurikulum, serta kolaborasi lintas sektor. Nyanyang menegaskan bahwa internalisasi Pancasila adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, dari pusat hingga daerah.

“Momentum Hari Lahir Pancasila harus dimaknai sebagai refleksi kebangsaan, bukan sekadar seremonial. Jadikan Pancasila pedoman dalam setiap kebijakan dan tindakan,” katanya.

Upacara turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kepri, pejabat pemerintah daerah, kepala OPD, akademisi, kepala sekolah, serta perwakilan organisasi masyarakat dan kepemudaan se-Kepri. (RK9/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

22 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 21 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah, Warga Diminta Tetap Waspada

21 Juli 2026 - 00:01 WIB

J-Robik Perkenalkan Senam Khas Johor di Tanjungpinang

20 Juli 2026 - 20:09 WIB

Merayakan Ulang Tahun ke-83 Rida K Liamsi Lewat Pembacaan Puisi dan Musik

20 Juli 2026 - 12:44 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 19 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Aktivitas Pelayaran Tetap Waspada

19 Juli 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau