Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Edarkan Sabu, Pria Berinisial MR Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis Reses di Letung, Ismeth Abdullah Tampung Aspirasi Warga Jemaja soal Listrik, Kesehatan, dan Infrastruktur Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026, Perkuat Identitas Pariwisata dan Budaya Tarik 650 Peserta Lokal dan Mancanegara, Bintan Trekking 2026 Dongkrak Pariwisata dan UMKM Bhabinkamtibmas Desa Alahair Cek Peternakan Kambing Warga Dukung Ketahanan Pangan

Tanjungpinang

Wagub Kepri Serukan Refleksi Nilai Pancasila untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

badge-check

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura. F: Diskominfo Perbesar

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura. F: Diskominfo

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Provinsi Kepri yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur, Senin (2/6/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, yang menekankan pentingnya memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, tetapi merupakan jiwa bangsa dan pedoman dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat,” ujar Nyanyang dalam amanatnya.

Pancasila disebut sebagai rumah besar kebhinekaan, yang menyatukan berbagai latar belakang suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia. Nilai-nilai dari lima sila dinilai menjadi dasar kuat dalam menghadapi tantangan bangsa, termasuk intoleransi, ekstremisme, dan disinformasi digital.

Pidato juga menyoroti pentingnya Asta Cita—delapan agenda prioritas pembangunan nasional menuju 2045—di antaranya penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Teknologi tanpa nilai bisa menjerumuskan. Kemajuan ekonomi tanpa keadilan bisa menciptakan kesenjangan,” tegasnya.

BPIP juga berkomitmen memperluas pembinaan ideologi Pancasila melalui sektor pendidikan, pelatihan aparatur sipil negara (ASN), penguatan kurikulum, serta kolaborasi lintas sektor. Nyanyang menegaskan bahwa internalisasi Pancasila adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, dari pusat hingga daerah.

“Momentum Hari Lahir Pancasila harus dimaknai sebagai refleksi kebangsaan, bukan sekadar seremonial. Jadikan Pancasila pedoman dalam setiap kebijakan dan tindakan,” katanya.

Upacara turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kepri, pejabat pemerintah daerah, kepala OPD, akademisi, kepala sekolah, serta perwakilan organisasi masyarakat dan kepemudaan se-Kepri. (RK9/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah

26 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 24 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

24 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 23 Juli 2026: Tanjungpinang dan Bintan Berpotensi Hujan Petir, Sejumlah Daerah Diguyur Hujan Ringan

23 Juli 2026 - 06:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

22 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 21 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah, Warga Diminta Tetap Waspada

21 Juli 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau