RiauKepri.com, BATAM – Kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A ke Kota Batam, Rabu (25/6), menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam bidang pendidikan, khususnya pendidikan vokasi dan jenjang menengah.
Kedatangan Wamendikdasmen yang disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd, atas nama Wali Kota Batam Amsakar Achmad, menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja yang berfokus pada pemantauan langsung sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) serta supervisi pelaksanaan program prioritas Kemendikbudristek.
“Selamat datang di Kota Batam, kota yang terus berkembang sebagai pusat pendidikan dan industri. Semoga kunjungan ini membawa dampak nyata bagi kualitas pendidikan di Batam,” ujar Jefridin dalam penyambutan di Bandara Hang Nadim.
Turut hadir menyambut kedatangan rombongan Wamen yang berjumlah delapan orang tersebut, Sekda Provinsi Kepri Drs. Adi Prihantara, MM, Kadisdik Batam Tri Wahyu Rubianto, Kadisdik Kepri Andi Agung, serta jajaran BPMP Kepri dan Ombudsman RI Perwakilan Kepri.
Kunjungan kerja Wamen diawali dengan peninjauan pelaksanaan PPDB di dua sekolah unggulan, yakni SMA Negeri 3 Batam dan SMK Negeri 7 Batam. Kedua sekolah tersebut menjadi barometer penerapan sistem penerimaan digital yang telah dibuka sejak 11 hingga 14 Juni 2025 secara daring.
“Kami ingin memastikan bahwa proses penerimaan siswa baru berjalan adil, transparan, dan inklusif. Teknologi harus dimanfaatkan untuk memperluas akses dan efisiensi dalam dunia pendidikan,” ujar Wamen saat berdialog dengan guru dan orang tua di SMAN 3 Batam.
Tak hanya memantau teknis PPDB, Wamen juga memberikan arahan dalam kegiatan Fasilitasi dan Supervisi Implementasi Program Prioritas Kemendikdasmen di Harris Hotel Batam Center. Agenda ini difokuskan pada percepatan transformasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, dan penguatan link and match antara dunia pendidikan dan industri, khususnya pada jenjang SMK.
Batam yang dikenal sebagai kawasan industri strategis dinilai potensial menjadi pusat pendidikan vokasi unggulan nasional. Kehadiran Wamen diharapkan mampu mendorong kolaborasi lebih erat antara sekolah kejuruan dan dunia usaha serta dunia industri (DUDI).
“Kami mengajak semua pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan visioner di Batam. Ini bukan hanya tentang murid dan guru, tapi tentang masa depan bangsa,” pungkas Dr. Fajar Riza.
Dengan kunjungan ini, Pemko Batam berharap terjadinya peningkatan kualitas layanan pendidikan serta pemantapan arah kebijakan pendidikan yang sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman. (RK6)
Editor: Dana Asmara








