Menu

Mode Gelap
Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu  Pelarian Berakhir, DPO Kasus Sabu Diciduk di Lintas Duri–Dumai Kecamatan Bathin Solapan Tempat Rawan Narkoba Disasar Polisi, Pengedar Sabu-Ganja Berhasil Diringkus Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Tanjungpinang

Balai Nikah Gratis Bernuansa Melayu di Tanjungpinang, Inovasi Pelayanan Publik yang Menyentuh Hati Warga

badge-check


					Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, hadir sebagai saksi dalam prosesi pernikahan yang digelar di Balai Nikah MPP. F: Ist Perbesar

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, hadir sebagai saksi dalam prosesi pernikahan yang digelar di Balai Nikah MPP. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang kembali mencuri perhatian publik dengan inovasi pelayanan yang menyentuh sisi kemanusiaan dan budaya. Lewat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), warga kini bisa menikah secara gratis di Balai Nikah Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dikemas dalam nuansa adat Melayu yang kental.

Balai Nikah MPP kembali menjadi saksi perjalanan cinta sepasang mempelai yang menikah tanpa harus memikirkan beban biaya administrasi. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, hadir sebagai saksi pernikahan sekaligus pelaku tradisi tepuk tepung tawar kepada pengantin, Jumat (4/7/2025).

Menurut Zulhidayat, layanan ini bukan sekadar fasilitas administratif, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendampingi warga di momen paling sakral dalam hidup mereka.

“Ketika pelayanan publik menyatu dengan budaya lokal, kita tidak hanya membantu secara teknis, tapi juga memuliakan identitas masyarakat,” ungkapnya.

Balai Nikah MPP ini didesain khusus dengan ornamen khas Melayu, lengkap dengan prosesi adat yang membalut pernikahan dengan nilai-nilai luhur. Tradisi tepuk tepung tawar yang dilakukan oleh Sekda menjadi simbol doa dan harapan agar rumah tangga yang dibangun diberkahi dan langgeng.

Zulhidayat juga menyebut bahwa inisiatif DPMPTSP ini memberikan solusi nyata bagi pasangan yang menghadapi kendala biaya pernikahan, tanpa mengorbankan nilai sakral dan estetika momen pernikahan.

“Kami ingin pernikahan tetap menjadi momen berkesan dan membanggakan, meski dilaksanakan secara gratis. Ini bagian dari transformasi layanan yang berpihak pada rakyat,” tambahnya.

Balai Nikah MPP kini tak hanya menjadi ruang administratif, tapi juga ruang penuh makna bagi masyarakat Tanjungpinang. Pemerintah Kota berharap inovasi ini menjadi inspirasi pelayanan publik berbasis budaya di daerah lain. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRK Syariah Dampingi ASN Pra Pensiun dan Pensiunan Tanjungpinang-Bintan dalam Ramah Tamah dan Layanan Syariah

13 April 2026 - 16:02 WIB

Yayasan Muallaf Bersatu Kepri, BAZNAS dan Muslim Karo Tanjungpinang kolaborasi bantu Ibnu Sabil terlantar di Tanjungpinang

9 April 2026 - 19:12 WIB

HMI Tanjungpinang–Bintan Soroti Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andri Yunus, Desak Pelaku Diadili di Peradilan Umum

7 April 2026 - 06:35 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 5 April 2026: Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

5 April 2026 - 06:25 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri, Sabtu 4 April 2026: Sebagian Wilayah Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

4 April 2026 - 07:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau