Menu

Mode Gelap
Gerakan Pramuka Gugus Depan Ambalan Raja Ali Haji dan Engku Hamidah Pangkalan SMAN 1 Ungar Berbagi Takjil Senyum Anak Yatim Warnai Belanja Lebaran Bersama Bupati Afni di Kandis Talang Mamak Minta Perlindungan dan Pendampingan LAMR Upah 4 Bulan Belum Dibayar, Eks Petugas Kebersihan Desa Rewak Datangi Kantor Desa Minta Kejelasan Pimpinan DPRD Batam Gelar RDPU, Bahas Kecelakaan Tugboat di Perairan PT ASL Bupati Bengkalis Ucapkan Selamat Ultah kepada Dandim 0303, Doakan Kelak jadi Prajurit Menyandang Bintang

Tanjungpinang

Balai Nikah Gratis Bernuansa Melayu di Tanjungpinang, Inovasi Pelayanan Publik yang Menyentuh Hati Warga

badge-check


					Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, hadir sebagai saksi dalam prosesi pernikahan yang digelar di Balai Nikah MPP. F: Ist Perbesar

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, hadir sebagai saksi dalam prosesi pernikahan yang digelar di Balai Nikah MPP. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang kembali mencuri perhatian publik dengan inovasi pelayanan yang menyentuh sisi kemanusiaan dan budaya. Lewat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), warga kini bisa menikah secara gratis di Balai Nikah Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dikemas dalam nuansa adat Melayu yang kental.

Balai Nikah MPP kembali menjadi saksi perjalanan cinta sepasang mempelai yang menikah tanpa harus memikirkan beban biaya administrasi. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, hadir sebagai saksi pernikahan sekaligus pelaku tradisi tepuk tepung tawar kepada pengantin, Jumat (4/7/2025).

Menurut Zulhidayat, layanan ini bukan sekadar fasilitas administratif, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendampingi warga di momen paling sakral dalam hidup mereka.

“Ketika pelayanan publik menyatu dengan budaya lokal, kita tidak hanya membantu secara teknis, tapi juga memuliakan identitas masyarakat,” ungkapnya.

Balai Nikah MPP ini didesain khusus dengan ornamen khas Melayu, lengkap dengan prosesi adat yang membalut pernikahan dengan nilai-nilai luhur. Tradisi tepuk tepung tawar yang dilakukan oleh Sekda menjadi simbol doa dan harapan agar rumah tangga yang dibangun diberkahi dan langgeng.

Zulhidayat juga menyebut bahwa inisiatif DPMPTSP ini memberikan solusi nyata bagi pasangan yang menghadapi kendala biaya pernikahan, tanpa mengorbankan nilai sakral dan estetika momen pernikahan.

“Kami ingin pernikahan tetap menjadi momen berkesan dan membanggakan, meski dilaksanakan secara gratis. Ini bagian dari transformasi layanan yang berpihak pada rakyat,” tambahnya.

Balai Nikah MPP kini tak hanya menjadi ruang administratif, tapi juga ruang penuh makna bagi masyarakat Tanjungpinang. Pemerintah Kota berharap inovasi ini menjadi inspirasi pelayanan publik berbasis budaya di daerah lain. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus PPAD Kepri Bersama Panti Asuhan AL Ibris dan Serahkan Bantuan Sembako

13 Maret 2026 - 21:14 WIB

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Ansar-Nyanyang, Perkuat Sinergi Pusat & Daerah, Perkokoh Fondasi Kepri Maju, Makmur dan Merata

13 Maret 2026 - 19:36 WIB

Manager Lava Cheese Akui Angka Pembulatan Sudah Terprogram di Sistem

11 Maret 2026 - 17:07 WIB

BPSK Tanjungpinang Tegaskan Pembulatan Sepihak Langgar Aturan

11 Maret 2026 - 13:16 WIB

PT Gandasari Shipyard Bintan Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Buka Puasa Bersama

11 Maret 2026 - 06:09 WIB

Trending di Tanjungpinang